7 Nelayan Gunakan Bom Ikan Ditangkap di Perairan Pangkep

Senin, 22 Juni 2020 - 15:31 WIB
Jajaran Polres Pangkep saat memberikan keterangan pers terkait dengan penangkapan 7 nelayan yang menggunakan bom ikan yang diringkus di Perairan Pangkep. Foto: Sindonews/Muhammad Subhan
PANGKEP - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpol Airud) Polres Pangkep mengamankan tujuh orang nelayan asal Kecamatan Liukang Tangaya, saat sedang mencari ikan dengan bom ikan .

Mereka berhasil ditangkap di perairan Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Minggu (21/6/2020), setelah petugas berpatroli menggunakan perahu nelayan.



Baca Juga: Warga Pangkep Temukan Benda Mirip Amunisi Militer di Belakang Rumah

Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji menjelaskan, bahan peledak yang diamankan 22 detonator jenis lappa-lappa dan tujuh botol plastik berisi pupuk amonium nitrate. Menurutnya, hasil penangkapan ikan yang didapatkan akan di jual di kepulauan lombok Provinsi NTB.

"Mereka diamankan ketika sedang melakukan pengeboman di wilayah Pulau Makarangana oleh anggota Satpolair yang sedang melakukan patroli menggunakan kapal nelayan," kata Ibrahim, Senin (22/6/2020).

Selain itu polisi juga menemukan barang bukti, 1 jerigen ukuran 5 liter, 1 mesin kompressor, 1 buah Sampang kecil, 1 buah kacamata selam warna hitam, 2 buah dakor, 2 buah Pasang pins, 2 roll selang dengan panjang 150 M, 1 ember plastik dengan penutup ukuran kecil, 15 botol plastik bekas air mineral berisi butiran putih dengan pemberat 1 batu kali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!