Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Naik, 11 Orang Meninggal

Senin, 22 Juni 2020 - 15:05 WIB
Pihaknya, melalui puskesmas terus berupaya melakukan penyuluhan di masyarakat. Selain itu menggerakkan kembali RW Siaga di setiap perkampungan. Langkah ini untuk mencegah tumbuhnya nyamuk aedes aegypti ini.

(Baca juga: Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah di Majalengka Hilang Dicuri )

"Selain melakukan fogging, pemerintah daerah terus menggalakkan PSN (penyemprotan sarang nyamuk) di setiap wilayah endemis," terangnya. Dia juga mengingatkan masyarakat tetap meningkatkan pola hidup bersih dan sehat.

Kebersihan lingkungan rumah, sambungnya, menjadi kunci agar terhindar dari serangan nyamuk ini. Tapi faktanya masih banyak yang mengabaikan kebiasaan baik itu, misalnya menguras bak mandi, menimbun barang bekas dan menutup genangan air.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!