5 Senpi Otomatis dari Filipina Gagal Diselundupkan ke Manokwari
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:09 WIB
SANGIHE - Petugas Polres Minahasa Utara, berhasil membongkar kasus penyelundupan senjata api dari Filipina. Seorang pria bernama Ofendi Mendomba, berhasil diamankan dalam pengungkapan ini.
Kasat Res Narkoba Polres Minahasa Utara, Iptu Manuel Joli Bansaga mengatakan, awalnya petugas berhasil menyita satu pucuk senjata api otomatis merk UZI dan 15 butir amunisinya, pada Minggu 15 Mei 2022.
"Tersangka diamankan di Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara. Dari sana, petugas melakukan pengembangan ke Kepulauan Sangihe," katanya, Selasa (17/5/2022).
Di Kepulauan Sangihe, petugas kembali mengamankan seorang pria bernama Fendly Mendomba, di Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Sangihe, pada Senin 16 Mei 2022.
"Selanjutnya, pada pukul 12.30 Wita, saat dilakukan penggeledahan di rumah tempat tinggal Fendly, petugas kembali menemukan 25 butir amunisi kaliber 9 mm," sambungnya.
Dari keterangan Fendly, petugas berhasil menemukan lokasi penyimpanan senjata api lainnya, di Desa Dagho, Kecamatan Tamako, Sangihe. Ternyata, senpi disembunyikan dalam tanah sebanyak 5 pucuk jenis UZI.
"Senpi diduga berasal dari Filipina. Rencananya, senpi akan dikirimkan ke Manokwari, Papua Barat," pungkasnya.
Kasat Res Narkoba Polres Minahasa Utara, Iptu Manuel Joli Bansaga mengatakan, awalnya petugas berhasil menyita satu pucuk senjata api otomatis merk UZI dan 15 butir amunisinya, pada Minggu 15 Mei 2022.
"Tersangka diamankan di Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara. Dari sana, petugas melakukan pengembangan ke Kepulauan Sangihe," katanya, Selasa (17/5/2022).
Di Kepulauan Sangihe, petugas kembali mengamankan seorang pria bernama Fendly Mendomba, di Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Sangihe, pada Senin 16 Mei 2022.
"Selanjutnya, pada pukul 12.30 Wita, saat dilakukan penggeledahan di rumah tempat tinggal Fendly, petugas kembali menemukan 25 butir amunisi kaliber 9 mm," sambungnya.
Dari keterangan Fendly, petugas berhasil menemukan lokasi penyimpanan senjata api lainnya, di Desa Dagho, Kecamatan Tamako, Sangihe. Ternyata, senpi disembunyikan dalam tanah sebanyak 5 pucuk jenis UZI.
"Senpi diduga berasal dari Filipina. Rencananya, senpi akan dikirimkan ke Manokwari, Papua Barat," pungkasnya.
(san)
Lihat Juga :
tulis komentar anda