Lagi, Pasar Tradisional di Kendal Ditutup Akibat COVID-19
Minggu, 21 Juni 2020 - 09:03 WIB
(Baca juga: Pandemi Corona, Perusahaan Kerajinan di Sleman Rugi 70 Persen )
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Subaedi mengatakan, penutupan ini untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. "Nantinya juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan di area pasar, serta penataan ulang pedagang," tegasnya.
Dia juga menegaskan, ketika nanti Pasar Pagi Kaliwungu dibuka kembali, selain ada penataan terhadap pedagang, tentunya juga diberlakukan protokol kesehatan secara ketat baik bagi pedagang maupun pembeli.
Sementara Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kendal, M. Toha mengatakan, angka positif COVID-19 di Kabupaten Kendal, terus mengalami peningkatan, sehingga harus diwaspadai.
"Sampai saat ini sudah ada 33 orang yang dinyatakan positif COVID-19. Sebanyak 12 orang sudah sembuh, dan 19 orang lainnya masih menjalani perawatan. Sedangkan dua orang lagi meninggal dunia," tuturnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Subaedi mengatakan, penutupan ini untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. "Nantinya juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan di area pasar, serta penataan ulang pedagang," tegasnya.
Dia juga menegaskan, ketika nanti Pasar Pagi Kaliwungu dibuka kembali, selain ada penataan terhadap pedagang, tentunya juga diberlakukan protokol kesehatan secara ketat baik bagi pedagang maupun pembeli.
Sementara Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kendal, M. Toha mengatakan, angka positif COVID-19 di Kabupaten Kendal, terus mengalami peningkatan, sehingga harus diwaspadai.
"Sampai saat ini sudah ada 33 orang yang dinyatakan positif COVID-19. Sebanyak 12 orang sudah sembuh, dan 19 orang lainnya masih menjalani perawatan. Sedangkan dua orang lagi meninggal dunia," tuturnya.
Lihat Juga :