Arus Sungai Cipunagara Subang Deras, Pencarian Korban Sardi Dihentikan
Jum'at, 24 April 2020 - 22:38 WIB
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Rudi mengatakan, operasi pencarian dinilai sudah tidak efektif dengan mempertimbangkan banyak faktor teknis di lapangan, seperti medan pencarian dan kondisi tim di lapangan.
Berdasarkan evaluasi tim bersama seluruh unsur gabungan di lapangan, kata Rudi, operasi pencarian telah dilakukan secara maksimal, namun masih nihil.
"Berbagai kendala di lapangan antara lain, lebarnya sungai atau area pencarian, arus Sungai Cipunagara sangat deras. Banyak cabang menuju muara sungai, cuaca berubah-ubah di sekitar lokasi pencarian dan sering terjadi naik dan turun debit air secara tiba- tiba. Kondisi ini menyulitkan upaya pencarian," kata Rudi.
Karena itu, ujar Rudi, pada pukul 17.00 WIB, berdasarkan hasil evaluasi Tim SAR gabungan bersama keluarga korban, operasi SAR sepakat untuk dihentikan.
"Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain, Basarnas Bandung, Diskar Subang, BPBD Subang, Tagana Subang, SAR Pasundan dan masyarakat setempat," tutur dia.
Berdasarkan evaluasi tim bersama seluruh unsur gabungan di lapangan, kata Rudi, operasi pencarian telah dilakukan secara maksimal, namun masih nihil.
"Berbagai kendala di lapangan antara lain, lebarnya sungai atau area pencarian, arus Sungai Cipunagara sangat deras. Banyak cabang menuju muara sungai, cuaca berubah-ubah di sekitar lokasi pencarian dan sering terjadi naik dan turun debit air secara tiba- tiba. Kondisi ini menyulitkan upaya pencarian," kata Rudi.
Karena itu, ujar Rudi, pada pukul 17.00 WIB, berdasarkan hasil evaluasi Tim SAR gabungan bersama keluarga korban, operasi SAR sepakat untuk dihentikan.
"Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain, Basarnas Bandung, Diskar Subang, BPBD Subang, Tagana Subang, SAR Pasundan dan masyarakat setempat," tutur dia.
Lihat Juga :