Teridentifikasi OTG COVID-19, 3 Warga Blitar Gagal Bekerja
Jum'at, 19 Juni 2020 - 12:50 WIB
"Begitu hasilnya positif laboratorium yang memeriksa konformasi ke masing masing daerah. Kepositifan itu dilaporkan ke masing masing daerah," kata Krisna Yekti menjelaskan alur bagaimana ketiga orang tersebut diketahui sebagai OTG COVID-19.
(Baca juga: Ditinggalkan Pemain Papan Atas, Serena Jadi Magnet Grand Slam US Open )
Ketiga orang OTG tersebut memiliki riwayat berbeda. Pada 4-6 Juni 2020, OTG asal Wlingi pernah berobat ke Solo, Jawa Tengah. OTG asal Doko pulang dari Tarakan, Kalimantan, sekitar akhir Maret lalu. Sedangkan OTG asal Kesamben, berprofesi sebagai sopir dengan trayek luar kota.
Menurut Krisna Yekti, selain ketiga OTG tersebut, ada satu OTG lain yang keberadaanya hingga kini belum terlacak. Informasi yang dikantongi Gugus Tugas, yang bersangkutan teridentifikasi sebagai OTG COVID-19 asal Kabupaten Blitar, saat ikut tes massal mobil PCR di Surabaya.
"Sebenarnya ada empat (OTG), namun yang satu tidak terdeteksi. Saat kita lacak tidak ketemu, malahan katanya sudah pindah. Kemungkinan tidak lagi berdomisili di Blitar," terang Krisna Yekti.
Sementara itu tidak hanya gagal bekerja. Begitu diketahui sebagai OTG, ketiga warga Blitar tersebut juga langsung direkomendasikan menjalani isolasi di rumah sakit.
(Baca juga: Ditinggalkan Pemain Papan Atas, Serena Jadi Magnet Grand Slam US Open )
Ketiga orang OTG tersebut memiliki riwayat berbeda. Pada 4-6 Juni 2020, OTG asal Wlingi pernah berobat ke Solo, Jawa Tengah. OTG asal Doko pulang dari Tarakan, Kalimantan, sekitar akhir Maret lalu. Sedangkan OTG asal Kesamben, berprofesi sebagai sopir dengan trayek luar kota.
Menurut Krisna Yekti, selain ketiga OTG tersebut, ada satu OTG lain yang keberadaanya hingga kini belum terlacak. Informasi yang dikantongi Gugus Tugas, yang bersangkutan teridentifikasi sebagai OTG COVID-19 asal Kabupaten Blitar, saat ikut tes massal mobil PCR di Surabaya.
"Sebenarnya ada empat (OTG), namun yang satu tidak terdeteksi. Saat kita lacak tidak ketemu, malahan katanya sudah pindah. Kemungkinan tidak lagi berdomisili di Blitar," terang Krisna Yekti.
Sementara itu tidak hanya gagal bekerja. Begitu diketahui sebagai OTG, ketiga warga Blitar tersebut juga langsung direkomendasikan menjalani isolasi di rumah sakit.
Lihat Juga :