Perekrutan Komcad, Pemkab Gowa Utus ASN dan Satpol PP
Kamis, 07 April 2022 - 21:42 WIB
"Pak bupati sudah menyampaikan bahwa akan menyertakan 50 orang untuk mengikuti program ini. Saat ini kita sudah menerima pendaftar secara online berkisar 54 orang. Kita menunggu 50 orang dari Pemkab Gowa dan akan segera mengecek kelengkapan persyaratan mereka," ungkap Ari.
Perekrutan komcad diketahui berlangsung hingga Mei 2022. Sosialisasi tentang perekrutan untuk program Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ini juga dilakukan Kodam XIV Hasanuddin. Adapun Kodam Hasanuddin mendapatkan jumlah kuota komcad sebanyak 500 orang.
Sedangkan, di Kodim Gowa, perekrutan komcad dilakukan di seluruh koramil yang tersebar di seluruh kecamatan. Khusus Gowa mendapatkan kuota 100 orang dalam perekrutan komcad tahun 2022.
Dandim Gowa menegaskan komcad bukan wajib militer tetapi merupakan sukarela dari masyarakat. "Semua bisa selama memenuhi persyaratan dan nantinya akan menandatangani surat kesanggupan untuk ikuti pelatihan dasar militer sebelum mengikuti pendidikan dan latihan," terangnya.
Ia mengimbuhkan komcad ini hanya akan digerakkan jika kondisi negara darurat, dimana komponen utama sudah kewalahan dan membutuhkan bantuan. "TNI siap menghadapi segala bentuk ancaman. Komcad hanya akan digerakkan jika kita kekurangan. Itupun digerakkan atas persetujuan presiden," paparnya.
Perekrutan komcad diketahui berlangsung hingga Mei 2022. Sosialisasi tentang perekrutan untuk program Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ini juga dilakukan Kodam XIV Hasanuddin. Adapun Kodam Hasanuddin mendapatkan jumlah kuota komcad sebanyak 500 orang.
Sedangkan, di Kodim Gowa, perekrutan komcad dilakukan di seluruh koramil yang tersebar di seluruh kecamatan. Khusus Gowa mendapatkan kuota 100 orang dalam perekrutan komcad tahun 2022.
Dandim Gowa menegaskan komcad bukan wajib militer tetapi merupakan sukarela dari masyarakat. "Semua bisa selama memenuhi persyaratan dan nantinya akan menandatangani surat kesanggupan untuk ikuti pelatihan dasar militer sebelum mengikuti pendidikan dan latihan," terangnya.
Ia mengimbuhkan komcad ini hanya akan digerakkan jika kondisi negara darurat, dimana komponen utama sudah kewalahan dan membutuhkan bantuan. "TNI siap menghadapi segala bentuk ancaman. Komcad hanya akan digerakkan jika kita kekurangan. Itupun digerakkan atas persetujuan presiden," paparnya.
Lihat Juga :