Napi Asimilasi Tega Tipu Keluarga Napi untuk Urus Asimilasi
Kamis, 18 Juni 2020 - 13:36 WIB
(Baca juga: Balita 2 Tahun Akan Diisolasi, Keluarga Menangis Histeris )
Kasatreskrim Polres Boyolali, Iptu AM. Tohari menyebutkan, tersangka sengaja menelepon salah satu keluarga napi Rutan Kelas II B Boyolali, dengan mengaku sebagai petugas LP yang bisa mengurus program asimilasi dan pembebasan bersyarat.
"Keluarga napi diminta membayar Rp15 juta terlebih dahulu, untuk mengurus asimilasi dan pembebasan bersyarat. Keluarga napi tersebut, menuruti permintaan tersangka. Namun, setelah uang ditransfer tidak ada pembebasan terhadap napi atas nama Mulanto," terangnya.
(Baca juga: Populerkan Tradisi Korea, Lagu "Daechwita" Suga Diapresiasi Pemerintah )
Mencium gelagat tidak baik dari tersangka, akhirnya keluarga melaporkan kejadian ini ke Rutan Kelas II B Boyolali, dan Polres Boyolali. Menerima laporan tersebut, Tim Sapujagad Polres Boyolali langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di wilayah Wonosobo.
Kasatreskrim Polres Boyolali, Iptu AM. Tohari menyebutkan, tersangka sengaja menelepon salah satu keluarga napi Rutan Kelas II B Boyolali, dengan mengaku sebagai petugas LP yang bisa mengurus program asimilasi dan pembebasan bersyarat.
"Keluarga napi diminta membayar Rp15 juta terlebih dahulu, untuk mengurus asimilasi dan pembebasan bersyarat. Keluarga napi tersebut, menuruti permintaan tersangka. Namun, setelah uang ditransfer tidak ada pembebasan terhadap napi atas nama Mulanto," terangnya.
(Baca juga: Populerkan Tradisi Korea, Lagu "Daechwita" Suga Diapresiasi Pemerintah )
Mencium gelagat tidak baik dari tersangka, akhirnya keluarga melaporkan kejadian ini ke Rutan Kelas II B Boyolali, dan Polres Boyolali. Menerima laporan tersebut, Tim Sapujagad Polres Boyolali langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di wilayah Wonosobo.
Lihat Juga :