Nabire Mencekam, Demo Tolak DOB Berujung Bentrok 5 Polisi Terluka
Kamis, 31 Maret 2022 - 19:51 WIB
Kejadian berawal saat korban berada di dalam Pasar Karang. Beberapa saat kemudian massa berhamburan pada saat di bubarkan sekitar pukul 12.11 WIT oleh petugas.
Kemudian massa sekitar 20 orang datang menghampiri korban dan lansung menganiaya korban hingga mengalami luka di bagian kepala belakang, mulut, hidung dan juga mengambil paksa handphone milik korban.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, korban U (40) mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan dan kendaraan Honda Beat miliknya dirampas oleh massa.
Sedangkan korban PIS (32) mengalami luka robek pada bagian belakang dan telah dijahit sebanyak 5 jahitan, hidungnya mengalami luka sobek dan dijahit sebanyak 2 jahitan, serta bibir atas memar dan bengkak. Serta juga handphone korban dirampas oleh massa atau pelaku.
“Awalnya korban U (40) yang bekerja sebagai tukang ojek dan mengantar penumpang didalam pasar karang tidak lama kemudian massa berlarian masuk ke arah pasar karang. Dan tiba-tiba korban di pukul dibagian pipi sebelah kanan yang mengakibatkan sobek di bagian pipi kanan oleh massa kurang lebih 20 orang dan mengambil paksa kemudian membawa kabur motor korban,” kata Kabid Humas.
Beberapa barang bukti berupa pamflet termasuk batu yang digunakan untuk melempari aparat diamankan Polisi. Sementara kondisi saat ini dikabarkan telah kondusif
“Situasi di wilayah kabupaten Nabire dalam keadaan aman dan kondusif. Untuk itu kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan aksi kejadian tersebut dan disampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa saat ini banyak foto-foto beredar yang tidak benar yang bersifat hoaks seperti kejadian di tempat lain namun di buat seolah-olah terjadi di Nabire, kami tegaskan bahwa itu tidak benar," ungkap Ahmad Musthofa Kamal.
Sementara dua kasus penganiayaan terhadap dua warga saat ini tengah ditangani Sat Reskrim Polres Nabire.
Kemudian massa sekitar 20 orang datang menghampiri korban dan lansung menganiaya korban hingga mengalami luka di bagian kepala belakang, mulut, hidung dan juga mengambil paksa handphone milik korban.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, korban U (40) mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan dan kendaraan Honda Beat miliknya dirampas oleh massa.
Sedangkan korban PIS (32) mengalami luka robek pada bagian belakang dan telah dijahit sebanyak 5 jahitan, hidungnya mengalami luka sobek dan dijahit sebanyak 2 jahitan, serta bibir atas memar dan bengkak. Serta juga handphone korban dirampas oleh massa atau pelaku.
“Awalnya korban U (40) yang bekerja sebagai tukang ojek dan mengantar penumpang didalam pasar karang tidak lama kemudian massa berlarian masuk ke arah pasar karang. Dan tiba-tiba korban di pukul dibagian pipi sebelah kanan yang mengakibatkan sobek di bagian pipi kanan oleh massa kurang lebih 20 orang dan mengambil paksa kemudian membawa kabur motor korban,” kata Kabid Humas.
Beberapa barang bukti berupa pamflet termasuk batu yang digunakan untuk melempari aparat diamankan Polisi. Sementara kondisi saat ini dikabarkan telah kondusif
“Situasi di wilayah kabupaten Nabire dalam keadaan aman dan kondusif. Untuk itu kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan aksi kejadian tersebut dan disampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa saat ini banyak foto-foto beredar yang tidak benar yang bersifat hoaks seperti kejadian di tempat lain namun di buat seolah-olah terjadi di Nabire, kami tegaskan bahwa itu tidak benar," ungkap Ahmad Musthofa Kamal.
Sementara dua kasus penganiayaan terhadap dua warga saat ini tengah ditangani Sat Reskrim Polres Nabire.
(shf)
Lihat Juga :