Pengakuan Kelompok Teroris Abu Roban, Keluarga Selalu Dihujat dan Merasa Dikafirkan
Kamis, 31 Maret 2022 - 01:32 WIB
Dirinya sempat merasakan bagaimana kepedihan yang dirasakan keluarganya ketika banyak yang menghujat. Padahal mereka tidak tahu dan tidak terlibat perbuatan yang dilakukannya.
Namun ketika melakukan aksi yang menyebabkan nyawa orang lain menghilang, kini baru dirasakannya bagaimana kehilangan dari keluarga orang-orang yang tak berdosa.
Baca: Konsep Pentahelix Penanggulangan Terorisme Harus Bersinergi Kuat
Oleh karena itu, lanjut dia, agar tidak terjerembab ke dalam pemahaman yang salah, perlu ada klarifikasi dan pendalaman, seperti berguru agama kepada ahlinya. Kemudian ketika ada pemahaman yang berbeda diskusikan.
"Semoga kekhilafan saya dimaafkan. Saya ketika itu dikafirkan dan sekarang sudah lepas dari semua itu. Saya juga gak tahu soal jaringan Abu Roban yang lain, karena sudah lepas dari kelompoknya," tandasnya.
Namun ketika melakukan aksi yang menyebabkan nyawa orang lain menghilang, kini baru dirasakannya bagaimana kehilangan dari keluarga orang-orang yang tak berdosa.
Baca: Konsep Pentahelix Penanggulangan Terorisme Harus Bersinergi Kuat
Oleh karena itu, lanjut dia, agar tidak terjerembab ke dalam pemahaman yang salah, perlu ada klarifikasi dan pendalaman, seperti berguru agama kepada ahlinya. Kemudian ketika ada pemahaman yang berbeda diskusikan.
"Semoga kekhilafan saya dimaafkan. Saya ketika itu dikafirkan dan sekarang sudah lepas dari semua itu. Saya juga gak tahu soal jaringan Abu Roban yang lain, karena sudah lepas dari kelompoknya," tandasnya.
(hsk)
Lihat Juga :