Tangis Pecah di Polres Pasuruan, Orang Tua Korban Penculikan dan Penganiayaan Lapor Polisi

Kamis, 24 Maret 2022 - 14:30 WIB


Hal senada juga dikatakan kuasa hukum keluarga korban, Tamba Musta Harianja. "Kami sudah datang sejak tengah malam, dan hingga kini belum juga ditangani. Jika tak ditangani, dikawatirkan sekolahan akan libur dan para siswa dipulangkan ke rumahnya masing-masing, sehingga sulit dilakukan penyidikan," tegasnya.

Baca juga: Gibran Dianiaya hingga Terluka Parah, Ini yang Dilakukan Kapolres

DLH dan FG yang duduk di kelas sembilan SMP swasta berbasis keagamaan dan tinggal di asrama sekolah, diduga diculik dan dianiaya seniornya di asrama sekolahnya. Akibatnya, korban mengalami luka dan trauma.

DLH mengaku, penculikan dan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Sabtu (18/3/2022). Kejadiannya berawal saat empat seniornya menjemputnya bersama FG, yang kemudian dibawa ke dalam satu kamar dan dipukuli hingga disundut rokok, serta ditendang tanpa sepengetahuan guru karena jam istirahat tidur.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!