Gibran Dianiaya hingga Terluka Parah, Ini yang Dilakukan Kapolres
Kamis, 24 Maret 2022 - 08:16 WIB
loading...
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi mengunjungi rumah Gibran Dafa Al-Mubarok (12) yang menjadi korban penganiayaan. Foto/iNews TV/Era Neizma Wedya
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Penganiayaan keji menimpa Gibran Dafa Al-Mubarok (12). Dia mengalami luka lebam di wajahnya, dan bibirnya. Bahkan, bocah di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan ini, harus mendapatkan jahitan di dekat matanya akibat luka yang dialaminya.
Baca juga: Sadis! 2 Siswa SMP di Pasuruan Diculik dan Dianiaya Seniornya hingga Babak Belur
Gibran terluka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau, setelah dianiaya oleh Anton (40) yang merupakan pengelola rumah makan di Kota Lubuklinggau. Video pengakuan bocah kelas enam sekolah dasar ini, viral di media sosial (Medsos).
Keluarga Gibran langsung melaporkan peristiwa kekerasan yang dialami anaknya tersebut ke Polres Lubuklinggau. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi mengatakan, langsung memerintahkan anggotanya untuk segera menindaklanjuti informasi dugaan penganiayaan tersebut.
Baca juga: Anggota Polisi di Madina Terluka Dikeroyok Keluarga Oknum Satpol PP yang Jadi Bandar Narkoba
"Iya, setelah saya informasikan, anggota langsung turun ke lapangan guna mengecek kebenaran peristiwa penganiayaan itu. Dari hasil pengecekan di lapangan, ternyata benar ada kejadian penganiayaan," tegas Harissandi.
Baca juga: Sadis! 2 Siswa SMP di Pasuruan Diculik dan Dianiaya Seniornya hingga Babak Belur
Gibran terluka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau, setelah dianiaya oleh Anton (40) yang merupakan pengelola rumah makan di Kota Lubuklinggau. Video pengakuan bocah kelas enam sekolah dasar ini, viral di media sosial (Medsos).
Keluarga Gibran langsung melaporkan peristiwa kekerasan yang dialami anaknya tersebut ke Polres Lubuklinggau. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi mengatakan, langsung memerintahkan anggotanya untuk segera menindaklanjuti informasi dugaan penganiayaan tersebut.
Baca juga: Anggota Polisi di Madina Terluka Dikeroyok Keluarga Oknum Satpol PP yang Jadi Bandar Narkoba
"Iya, setelah saya informasikan, anggota langsung turun ke lapangan guna mengecek kebenaran peristiwa penganiayaan itu. Dari hasil pengecekan di lapangan, ternyata benar ada kejadian penganiayaan," tegas Harissandi.
Lihat Juga :