Pemkot Makassar Didesak Cabut SK Pj RT/RW dan Gelar Pemilihan
Senin, 21 Maret 2022 - 16:18 WIB
"Jangan sampai mereka berpikir bahwa Perwali itu dibuat lalu langsung ditetapkan. Semua perlu proses. Kami mohon kesabaran teman-teman untuk menunggu, insyaallah secepatnya pasti akan dilaksanakan Pemilu Raya," jelasnya.
Di sisi lain, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto juga belum bisa menargetkan kapan Pemilu Raya bisa digelar. Katanya, semua mengacu pada Perwali.
"Kan dibikin dulu Perwali-nya. Adakah Perwali bisa selesai dalam sehari? Kan tidak bisa," kata Danny, sapaan akrabnya.
Dirinya juga menampik jika Perwali pengangkatan Pj RT/RW tidak mengacu pada Peraturan Daerah (Perda). Menurutnya, pihak Pemkot tidak mungkin melanggar aturan yang dibuat sendiri.
Baca Juga: Mantan Ketua RT/RW Bakal Gugat Pemkot Makassar ke Pengadilan
"Memangnya kami ini pemerintah suka melanggar peraturan sendiri? Kami yang bikin, mana yang lebih tahu, dia atau saya? Masa kami bikin untuk dilanggar? Tidak mungkinlah. Jangan membawa RT/RW ini ke ranah politik," jelasnya.
Dia pun tak ambil pusing dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan massa beberapa hari terakhir. Menurutnya, itu hal biasa dalam demokrasi.
"Kalau orang mau demo, ya, tidak ditahan-tahan juga. Silakan, selama itu tertib. Aksi damai kami dukung. Kalau mau curhat-curhat, itu biasa," katanya.
Di sisi lain, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto juga belum bisa menargetkan kapan Pemilu Raya bisa digelar. Katanya, semua mengacu pada Perwali.
"Kan dibikin dulu Perwali-nya. Adakah Perwali bisa selesai dalam sehari? Kan tidak bisa," kata Danny, sapaan akrabnya.
Dirinya juga menampik jika Perwali pengangkatan Pj RT/RW tidak mengacu pada Peraturan Daerah (Perda). Menurutnya, pihak Pemkot tidak mungkin melanggar aturan yang dibuat sendiri.
Baca Juga: Mantan Ketua RT/RW Bakal Gugat Pemkot Makassar ke Pengadilan
"Memangnya kami ini pemerintah suka melanggar peraturan sendiri? Kami yang bikin, mana yang lebih tahu, dia atau saya? Masa kami bikin untuk dilanggar? Tidak mungkinlah. Jangan membawa RT/RW ini ke ranah politik," jelasnya.
Dia pun tak ambil pusing dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan massa beberapa hari terakhir. Menurutnya, itu hal biasa dalam demokrasi.
"Kalau orang mau demo, ya, tidak ditahan-tahan juga. Silakan, selama itu tertib. Aksi damai kami dukung. Kalau mau curhat-curhat, itu biasa," katanya.
(agn)
Lihat Juga :