Kementan Perketat Pengawasan Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Masa Pandemi
Selasa, 16 Juni 2020 - 22:26 WIB
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan, wilayah Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang rawan terjadi penyeludupan. Khususnya di bagian Jabar selatan seperti perdagangan manusia, peredaran narkoba, pendaratan liar, dan lainnya. Oleh sebab itu pengawasan di sana lebih diperketat karena berbatasan langsung dengan laut. (Baca: Puluhan Karyawan - Pengunjung Mal di Kota Tasikmalaya Ikuti Swab Massal )
Menurutnya dari hasil kajian, ekonomi tangguh di Jabar selama pandemi COVID-19 adalah ekonomi pertanian. Oleh karena itu, kebijakan tahun depan di Jabar akan lebih banyak diarahkan ke desa dan pertanian yang dilengkapi dengan teknologi 4.0. Pihaknya juga terus meningkatkan kerja sama dengan kepolisian dan TNI dalam hal menjaga ketahanan pangan bagi sekitar 50 juta penduduk Jabar.
"Jabar ini penduduknya paling banyak, keamanan pangannya harus dijaga. Saya lapor ke Pa Menteri COVID-19 di Jabar terkendali karena sudah sebulan reproduksi di bawah satu, ini menandakan kami siap membuka lagi ekonomi pertanian yang jadi tulang punggung masyarakat," tuturnya.
Menurutnya dari hasil kajian, ekonomi tangguh di Jabar selama pandemi COVID-19 adalah ekonomi pertanian. Oleh karena itu, kebijakan tahun depan di Jabar akan lebih banyak diarahkan ke desa dan pertanian yang dilengkapi dengan teknologi 4.0. Pihaknya juga terus meningkatkan kerja sama dengan kepolisian dan TNI dalam hal menjaga ketahanan pangan bagi sekitar 50 juta penduduk Jabar.
"Jabar ini penduduknya paling banyak, keamanan pangannya harus dijaga. Saya lapor ke Pa Menteri COVID-19 di Jabar terkendali karena sudah sebulan reproduksi di bawah satu, ini menandakan kami siap membuka lagi ekonomi pertanian yang jadi tulang punggung masyarakat," tuturnya.
(don)
Lihat Juga :