Gempa M4,9 Guncang Sukabumi, Banyak Warga Tak Merasakan Getaran
Sabtu, 19 Maret 2022 - 00:03 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data gempa bumi yang berkekuatan 4.9 magnitudo terjadi di 152 km tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 16 km pada 18 Maret 2022 pukul 22.04.03 WIB.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Zona Subduksi (Megathrust) di Selatan pulau Jawa dimana Lempeng Indo-Australia menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," ujar Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu dalam laporan tertulisnya.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Simpenan dengan Skala Intensitas II MMI.
"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," tambah Teguh Rahayu.
Hingga pukul 22:35 WIB, lanjutnya, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan, dan BMKG menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Zona Subduksi (Megathrust) di Selatan pulau Jawa dimana Lempeng Indo-Australia menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," ujar Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu dalam laporan tertulisnya.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Simpenan dengan Skala Intensitas II MMI.
"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," tambah Teguh Rahayu.
Hingga pukul 22:35 WIB, lanjutnya, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan, dan BMKG menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
(msd)
Lihat Juga :