Komisi B DPRD Jatim Desak Pemerintah Bantu Permodalan Koperasi Wanita
Selasa, 16 Juni 2020 - 16:34 WIB
Di sisi lain, Aslichin berharap, koperasi wanita di Sidoarjo juga harus diberikan perhatian lebih. Koperasi yang sehat dengan potensi besar haruslah didukung penambahan permodalannya. "Sehingga mampu mengambil potensi yang ada untuk lebih menggerakkan perekonomian di desa," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Edi Kurniadi mengatakan, banyak permasalahan yang dihadapi koperasi saat ini. Di antaranya kredit macet dan banyak anggota yang tidak peduli dengan nasib koperasinya. “Bayar simpan pinjam nggak teratur membuat nasib koperasi terancam,” ucapnya.
Dia menambahkan, Pemkab Sidoarjo sebenarnya sudah memberikan solusi permodalan. Di antaranya melalui bantuan dana bergulir. Namun, beberapa koperasi tidak memanfaatkan hal tersebut. Mereka khawatir tidak bisa membayar cicilan.
"Kami harap, koperasi tidak hanya mengandalkan simpan pinjam saja. Tetapi usaha lain yang bisa memberikan keuntungan. Misalnya, membuka toko atau peluang bisnis yang menguntungkan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Edi Kurniadi mengatakan, banyak permasalahan yang dihadapi koperasi saat ini. Di antaranya kredit macet dan banyak anggota yang tidak peduli dengan nasib koperasinya. “Bayar simpan pinjam nggak teratur membuat nasib koperasi terancam,” ucapnya.
Dia menambahkan, Pemkab Sidoarjo sebenarnya sudah memberikan solusi permodalan. Di antaranya melalui bantuan dana bergulir. Namun, beberapa koperasi tidak memanfaatkan hal tersebut. Mereka khawatir tidak bisa membayar cicilan.
"Kami harap, koperasi tidak hanya mengandalkan simpan pinjam saja. Tetapi usaha lain yang bisa memberikan keuntungan. Misalnya, membuka toko atau peluang bisnis yang menguntungkan," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :