Konsep Metaverse Butuh Kajian, Pemkot Makassar Dinilai Tergesa-gesa

Selasa, 15 Maret 2022 - 19:19 WIB
Dalam rakorsus ini, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membeberkan sejumlah rancangan program terkait tupoksinya yang disandingkan dengan konsep metaverse. Rata-rata, mereka akan memanfaatkan teknologi virtual reality (VR) dalam program-programnya.

Baca Juga: OnMeta Siap Luncurkan Ekosistem Metaverse di Indonesia

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) misalnya, salah satu program yang akan diusung adalah simulasi tanggap bencana dengan menggunakan VR. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat langsung kekuatan sebuah gedung, bagaimana tempat berlindung, jalur evakuasi seperti apa, hingga rute evakuasi.

Kalau selama ini simulasi hanya secara real. Kalau VR, bisa disimulasikan semua sehingga ketika terjadi bencana, masyarakat sudah tahu cara yang dilakukan untuk menyelamatkan diri," ungkap Kepala Pelaksana BPBD, Achmad Hendra Hakamuddin.

Di sisi lain, Dinas Pariwisata akan memanfaatkan konsep metaverse untuk melakukan promosi yang bertujuan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Moh. Roem berujar, dengan teknologi VR, siapapun bisa melihat Makassar dari manapun, bisa menjelajahi setiap sudut kota, hingga melihat kuliner-kuliner khas Makassar secara virtual.

"Dari situ, siapapun bisa melihat Makassar dari tempat lain tapi terasa seperti nyata. Kalau mau dapat experience yang benar-benar nyata, langsung datang ke Makassar," ungkapnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!