Angka Stunting di Bone Bolango Terendah di Provinsi Gorontalo
Rabu, 23 Februari 2022 - 13:18 WIB
Foto: Doc. Pemkab Bone Bolango
SUWAWA - Angka stunting di Bone Bolango saat ini berada diangka 25 persen. Persentase ini merupakan terendah jika dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah untuk Bone Bolango, angka stunting kita yang terendah, yakni 25 persen. Jadi kita terendah di Provinsi Gorontalo, karena kabupaten/kota lain masih di atas 30 persen,” terang Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma, saat diwawancarai usai menghadiri dan mendampingi Wakil Bupati Merlan S. Uloli mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan stunting Provinsi Gorontalo, di TC. Damhil UNG, Kota Gorontalo, Senin (21/2/2022).
Sekda mengatakan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menurunkan angka stunting, ini berkat kerja sama terutama pemerintah desa bersama dengan Dinas Kesehatan, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan para petugas PLKB di Kabupaten Bone Bolango.
“Kita kolaborasikan semua program, baik di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, termasuk juga kita intervensi lewat kegiatan dari Dinas PUPR untuk penyediaan air bersih,” terang Ishak Ntoma.
“Alhamdulillah untuk Bone Bolango, angka stunting kita yang terendah, yakni 25 persen. Jadi kita terendah di Provinsi Gorontalo, karena kabupaten/kota lain masih di atas 30 persen,” terang Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma, saat diwawancarai usai menghadiri dan mendampingi Wakil Bupati Merlan S. Uloli mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan stunting Provinsi Gorontalo, di TC. Damhil UNG, Kota Gorontalo, Senin (21/2/2022).
Sekda mengatakan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menurunkan angka stunting, ini berkat kerja sama terutama pemerintah desa bersama dengan Dinas Kesehatan, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan para petugas PLKB di Kabupaten Bone Bolango.
“Kita kolaborasikan semua program, baik di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, termasuk juga kita intervensi lewat kegiatan dari Dinas PUPR untuk penyediaan air bersih,” terang Ishak Ntoma.
Lihat Juga :