Temukan Obat Covid-19, NU-Muhammadiyah Jatim Apresiasi BIN dan Unair
Sabtu, 13 Juni 2020 - 20:02 WIB
"Kalau bisa diproduksi secara massal secepatnya. Tentunya akan sangat membantu sekali. Kita harus apresiasi bersama dan kita dorong agar secepatnya hal tersebut bisa diproduksi secara masif dan masal agar bisa membantu bagi saudara-saudara kita yang terkena wabah Covid-19. Sekali lagi atas nama NU kami sangat mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh BIN," katanya.
Selain mengapresiasi penemuan kandidat obat untuk pasien Covid-19, NU Jawa Timur juga mengapresiasi pelaksanaan Rapid Test Massal di Surabaya secara maraton yang sudah dilakukan oleh BIN sejak 29 Mei dan direncanakan selesai pada 15 Juni 2020. Ubaidillah menyebut upaya BIN ini sebagai upaya pencegahan yang perlu didukung.
"Atas nama pengurus wilayah NU Provinsi jawa timur kami sangat mengapresiasi dengan setinggi tingginya apa yang telah dilakukan oleh BIN. Dari konfirmasi dan diskusi yang barusan kita lakukan hampir 20 ribu yang sudah di rapid dan swab. Ini sungguh angka yang luar biasa dan sangat membantu masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jatim DR Nadjib Hamid juga menganggap rapid test yang diselenggarakan oleh BIN bermanfaat baik untuk warga Jawa Timur khususnya Surabaya. Nadjib menyebut rapid test sebagai upaya pencegahan yang baik serta bisa menyadarkan masyarakat untuk peka bahwa ancaman Covid-19 masih nyata.
"Saya menyaksikan sendiri di beberapa tempat bahwa kegiatan BIN ini memperoleh apresiasi luar biasa dari masyarakat. Atas nama muhamadiyah kami mengucapkan terima kasih karena dengan kegiatan ini sangat banyak masyarakat yang terbantu dan mudah mudahan apa yang dilakukan oleh Bin benar benar bermanfaat dan menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ini memang ada," ujarnya.
Selain mengapresiasi penemuan kandidat obat untuk pasien Covid-19, NU Jawa Timur juga mengapresiasi pelaksanaan Rapid Test Massal di Surabaya secara maraton yang sudah dilakukan oleh BIN sejak 29 Mei dan direncanakan selesai pada 15 Juni 2020. Ubaidillah menyebut upaya BIN ini sebagai upaya pencegahan yang perlu didukung.
"Atas nama pengurus wilayah NU Provinsi jawa timur kami sangat mengapresiasi dengan setinggi tingginya apa yang telah dilakukan oleh BIN. Dari konfirmasi dan diskusi yang barusan kita lakukan hampir 20 ribu yang sudah di rapid dan swab. Ini sungguh angka yang luar biasa dan sangat membantu masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jatim DR Nadjib Hamid juga menganggap rapid test yang diselenggarakan oleh BIN bermanfaat baik untuk warga Jawa Timur khususnya Surabaya. Nadjib menyebut rapid test sebagai upaya pencegahan yang baik serta bisa menyadarkan masyarakat untuk peka bahwa ancaman Covid-19 masih nyata.
"Saya menyaksikan sendiri di beberapa tempat bahwa kegiatan BIN ini memperoleh apresiasi luar biasa dari masyarakat. Atas nama muhamadiyah kami mengucapkan terima kasih karena dengan kegiatan ini sangat banyak masyarakat yang terbantu dan mudah mudahan apa yang dilakukan oleh Bin benar benar bermanfaat dan menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ini memang ada," ujarnya.
Lihat Juga :