Menteri Pertanian Panen dan Percepat Tanam Padi di Cilacap
Sabtu, 13 Juni 2020 - 14:30 WIB
"Kami mengharapkan kepada provinsi dan kabupaten/kota melakukan gerakan di lapangan dan menggerakkan Kostratani (Komando Strategi Pertanian) di kecamatan sebagai ujung tombaknya. Komitmen yang kuat semua pihak yang terlibat di masing-masing tingkatan akan menjadi indikator keberhasilan pencapaian sasaran tanam padi," ujarnya.
Syahrul menegaskan guna mewujudkan kemandirian pangan, sasaran tanam padi 2020 cukup tinggi dibanding realisasi tahun sebelumnya. Langkah nyata yang diambil guna mewujudkan hal ini adalah pertanaman padi Mei sampai dengan September 2020 harus dioptimalkan.
Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengapresiasi perhatian Kementan dalam menggenjot produksi pangan, khususnya padi di daerahnya. Ia menegaskan persediaan beras pada 2020 terjamin aman sebab selain dari produksi tahun ini, juga terdapat stok dari surplus 2019 sebanyak 265.000 ton beras.
"Oleh karena itu, kami prediksi panen padi di tahun 2020 akan mencapai 786.364 ton. Panen padi di Cilacap sudah berjalan sejak awal 2020. Pada bulan Januari-Maret, produksi padi mencapai 183.319 ton dan pada bulan April mencapai 136.534 ton. Jadi produksi padi kami yakin surplus bahkan bisa disuplai ke daerah lain," katanya.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi optimistis tahun ini dapat meningkatkan produksi pangan khususnya beras walau tengah dilanda pandemi corona. Oleh karenanya, wabah dunia tersebut menjadi tantangan untuk menunjukkan hadirnya negara bagi rakyat.
Syahrul menegaskan guna mewujudkan kemandirian pangan, sasaran tanam padi 2020 cukup tinggi dibanding realisasi tahun sebelumnya. Langkah nyata yang diambil guna mewujudkan hal ini adalah pertanaman padi Mei sampai dengan September 2020 harus dioptimalkan.
Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengapresiasi perhatian Kementan dalam menggenjot produksi pangan, khususnya padi di daerahnya. Ia menegaskan persediaan beras pada 2020 terjamin aman sebab selain dari produksi tahun ini, juga terdapat stok dari surplus 2019 sebanyak 265.000 ton beras.
"Oleh karena itu, kami prediksi panen padi di tahun 2020 akan mencapai 786.364 ton. Panen padi di Cilacap sudah berjalan sejak awal 2020. Pada bulan Januari-Maret, produksi padi mencapai 183.319 ton dan pada bulan April mencapai 136.534 ton. Jadi produksi padi kami yakin surplus bahkan bisa disuplai ke daerah lain," katanya.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi optimistis tahun ini dapat meningkatkan produksi pangan khususnya beras walau tengah dilanda pandemi corona. Oleh karenanya, wabah dunia tersebut menjadi tantangan untuk menunjukkan hadirnya negara bagi rakyat.
Lihat Juga :