Basmin Mattayang Paparkan Capaian Visi-Misi di HUT Belopa
Minggu, 13 Februari 2022 - 18:20 WIB
Sementara di sektor infrastruktur kata dia, dalam upaya mempermudah akses perekonomian masyarakat telah dilakukan pengaspalan jalan sepanjang 486 km, pembangunan jalan beton sepanjang 2017 km, pengkrikilan jalan sepanjang 1.239,79 km, pembukaan jalan baru atau perintisan jalan sepanjang 1.239,73 km. Pembangunan jembatan, pembangunan drainase, pembangunan talud, pembangunan terminal type c, revitalisasi lapangan andi djemma, melakukan banyak pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.
Di sektor pendidikan, berbagai sarana dan prasarana telah dibangun dalam mendukung proses belajar mengajar di seluruh sekolah di Kabupaten Luwu, seperti pembangunan RKB dan rehabilitasi RKB, laboratorium sekolah, tempat ibadah sekolah, bangunan MCK sekolah serta pagar sekolah.
Selanjutnya bantuan penyelesaian pendidikan bagi siswa kurang mampu, pemberian tunjangan khusus guru daerah terpencil, pemberian seragam sekolah bagi siswa, serta inovasi go book (layanan online antar jemput buku pustaka) untuk meningkatkan minat baca siswa.
"Akibat Pandemi Covid-19, sektor ekonomi memiliki dampak yang cukup signifikan. Untuk itu Pemerintah Luwu telah membentuk Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional untuk pengendalian dampak ekonomi akibar pandemi Covid-19," sebutnya.
"Berbagai inovasi seperti toko tani centre (TTC); ruang informasi dan data pembangunan pertanian (Rindu Petani). Berbagai bantuan bibit benih dan bibit ternak, pelaksanaan pekan UMKM, launching batik khas Luwu, pelatihan bagi pengembang usaha, pelaksanaan pasar murah, serta Penetapan Perda tentang penanaman modal dan rencana pembangunan industri di Kabupaten Luwu," lanjutnya.
Baca Juga: Budiman Ajak Ketua DPRD Luwu Timur Turun ke Kecamatan
Di sektor pendidikan, berbagai sarana dan prasarana telah dibangun dalam mendukung proses belajar mengajar di seluruh sekolah di Kabupaten Luwu, seperti pembangunan RKB dan rehabilitasi RKB, laboratorium sekolah, tempat ibadah sekolah, bangunan MCK sekolah serta pagar sekolah.
Selanjutnya bantuan penyelesaian pendidikan bagi siswa kurang mampu, pemberian tunjangan khusus guru daerah terpencil, pemberian seragam sekolah bagi siswa, serta inovasi go book (layanan online antar jemput buku pustaka) untuk meningkatkan minat baca siswa.
"Akibat Pandemi Covid-19, sektor ekonomi memiliki dampak yang cukup signifikan. Untuk itu Pemerintah Luwu telah membentuk Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional untuk pengendalian dampak ekonomi akibar pandemi Covid-19," sebutnya.
"Berbagai inovasi seperti toko tani centre (TTC); ruang informasi dan data pembangunan pertanian (Rindu Petani). Berbagai bantuan bibit benih dan bibit ternak, pelaksanaan pekan UMKM, launching batik khas Luwu, pelatihan bagi pengembang usaha, pelaksanaan pasar murah, serta Penetapan Perda tentang penanaman modal dan rencana pembangunan industri di Kabupaten Luwu," lanjutnya.
Baca Juga: Budiman Ajak Ketua DPRD Luwu Timur Turun ke Kecamatan
Lihat Juga :