Empat Tempat Angker di Makassar, Yang Terakhir Ceritanya Bikin Merinding
Kamis, 10 Februari 2022 - 20:50 WIB
Sebenarnya bangunan ini digunakan sebagai tempat para pimpinan eksekutif menjalankan kegiatannya, yang merupakan lambang keberadaan pemerintah Belanda di Kota Makassar. Gedung Gemeentehuis diresmikan pada tahun 1918 oleh Wali Kota Makassar pertama J.E. Dan Brink, sebagai realisasi secara fisik bangunan dari pelaksanaan politik desentralisasi yang sudah berlangsung lebih 10 tahun sebelumnya.
Namun beralih fungsi menjadi Museum Kota Makassar pada pemerintahan Wali Kota Makassar Amiruddin Maula pada tahun 2000.
4. Makam Tujua di Karebosi
Kompleks makam tujua atau tujuh makam di Karebosi jadi tempat angker di Makassar. Meski hingga saat ini asal usul dan siapa yang dimakamkan di lokasi tersebut belum diketaui pasti.
Namun tujuh makam tanpa nama di tengah area Lapangan Karebosi yang memiliki luas 11,29 Ha tersebut menyimpan cerita mistik. Bahkan Lapangan Karebosi yang sudah direvitalisasi makam tersebut tetap dipertahankan. Bahkan pemerintah memugar tujuh makam tersebut.
Banyak cerita mistik yang beredar di masyarakat saat tujuh makam tersebut hendak diratakan. Pasti akan terjadi kesurupan, atau seseorang didatangi dalam mimpi untuk memperbaiki kembali makam tersebut.
Hingga saat ini bahkan masih banyak yang berziarah ke tujuh makam tanpa nama tersebut. Meski pihak pemerintah sudah memberi pagar terhadap kompleks tujuh makam yang terletak di Lapangan Karebosi ini.
Namun beralih fungsi menjadi Museum Kota Makassar pada pemerintahan Wali Kota Makassar Amiruddin Maula pada tahun 2000.
4. Makam Tujua di Karebosi
Kompleks makam tujua atau tujuh makam di Karebosi jadi tempat angker di Makassar. Meski hingga saat ini asal usul dan siapa yang dimakamkan di lokasi tersebut belum diketaui pasti.
Namun tujuh makam tanpa nama di tengah area Lapangan Karebosi yang memiliki luas 11,29 Ha tersebut menyimpan cerita mistik. Bahkan Lapangan Karebosi yang sudah direvitalisasi makam tersebut tetap dipertahankan. Bahkan pemerintah memugar tujuh makam tersebut.
Banyak cerita mistik yang beredar di masyarakat saat tujuh makam tersebut hendak diratakan. Pasti akan terjadi kesurupan, atau seseorang didatangi dalam mimpi untuk memperbaiki kembali makam tersebut.
Hingga saat ini bahkan masih banyak yang berziarah ke tujuh makam tanpa nama tersebut. Meski pihak pemerintah sudah memberi pagar terhadap kompleks tujuh makam yang terletak di Lapangan Karebosi ini.
(agn)
Lihat Juga :