Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:24 WIB
loading...
Atasi Persoalan Sampah,...
Sejumlah alat berat dan truk pengangkut sampah terlihat sibuk mengelola tumpukan limbah di TPA Antang, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (2/7/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk melaksanakan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Makassar. Langkah ini mengacu pada hasil kesepakatan sidang debottlenecking yang dipimpin langsung Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa 7 Mei 2026. Hal ini demi mengakhiri hambatan birokrasi yang telah lama menunda Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.

Pengamat Ketahanan Energi dari Center for Energy Security Studies (CESS) Ali Ahmudi Achyak mengatakan, wali kota tidak perlu lagi menunda serta mencari alasan baru yang berakibat mundurnya pembangunan PSEL Kota Makassar. Menurut Ali, keputusan Menkeu Purbaya yang meminta proyek tetap berjalan di lokasi awal dengan memanfaatkan lahan yang sudah disiapkan investor adalah jalan keluar terbaik agar proyek ramah lingkungan ini segera terwujud. Baca juga: Menteri LH Jumhur Tegaskan Komitmen Atasi Pengelolaan Sampah

Ali menekankan percepatan pembangunan PSEL Makassar merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki penanganan sampah perkotaan berbasis energi (waste to energy) ini segera tuntas. “Saat itu wali kota Makassar pun sudah setuju dan menyanggupi di depan Menkeu, yang juga diperintah Presiden agar proyek PSEL ini segera jalan,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).

Ali mengatakan, Presiden Prabowo menegaskan agar proyek infrastruktur strategis seperti PSEL ini segera berjalan tanpa hambatan ego sektoral atau kerumitan birokrasi di daerah. “Keputusan Menkeu Purbaya untuk melanjutkan proyek menggunakan skema Perpres No 109/2025 sudah tepat, karena tidak akan membebani APBD Kota Makassar untuk pengadaan lahan baru," ujarnya.

Selain itu, wali kota perlu bergerak cepat menjawab masyarakat yang melakukan aksi demonstrasi menolak pemindahan lokasi proyek ke Kecamatan Tamanlanre, yang telah disediakan investor. Sebab kekhawatiran masyarakat tentang dampak sosial seperti bau, boleh jadi tidak berdasar. “Sebab teknologi PSEL yang akan digunakan merupakan teknologi ramah lingkungan, seperti diterapkan di Singapura, Jepang dan kota besar lainnya,” tambahnya. Baca juga: Purbaya Beberkan Capaian Satgas Debottlenecking: Percepat Investasi Rp525 Triliun

Ali juga berharap penyampaian aspirasi dilakukan secara jujur dan terbuka. Bukan dijadikan alat permainan politik yang justru merugikan kepentingan pembangunan Kota Makassar secara keseluruhan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Rekomendasi
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Usai Dikawal Rieke Diah...
Usai Dikawal Rieke Diah Pitaloka, Kasus Nikita Mirzani Kini Dipantau Komisi Yudisial
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved