Diduga Ilegal, Pabrik Plafon di Pakuhaji Terus Beroperasi
Kamis, 03 Februari 2022 - 19:51 WIB
“Karena DLHK tidak berwenang untuk melakukan penghentian perusahaan, kami sudah melaporkan kepada Pol PP untuk diambil langkah lebih lanjut sesuai ketentuan,” sambung Achmad Taufik.
Anggota Komisi IV DPRD Tangerang Jayusman menegaskan dalam kasus pabrik plafon pihaknya sudah melakukan hearing beberapa kali. Mengundang pihak pabrik hingga dinas terkait, namun belum berbuah hasil.
Dalam hearing, pabrik plafon itu diketahui tidak mengantongi izin. “Semuanya ngga ada izin. Kemarin kita tanya dari pihak perizinan (Pemkab), tidak ada. Bahkan, mereka megakui tidak ada izin,” ujarnya.
DPRD masih akan menggelar hearing lagi karena hingga kini pabrik plafon terus beroperasi. “Kalau kita mah bukan eksekusi, tapi memfasilitasi pihak terkait,” ucap Jayusman.
“Pengennya sih tutup aja. Ya nanti kita undang lagi (hearing). Kemarin kita undang ada yang nggak dateng, dinas juga ngga dateng,” katanya.
Baca juga: Keji! Pekerja Pabrik Semen Bacok Teman Kerja Akibat Tersinggung Status WA
Anggota Komisi IV DPRD Tangerang Jayusman menegaskan dalam kasus pabrik plafon pihaknya sudah melakukan hearing beberapa kali. Mengundang pihak pabrik hingga dinas terkait, namun belum berbuah hasil.
Dalam hearing, pabrik plafon itu diketahui tidak mengantongi izin. “Semuanya ngga ada izin. Kemarin kita tanya dari pihak perizinan (Pemkab), tidak ada. Bahkan, mereka megakui tidak ada izin,” ujarnya.
DPRD masih akan menggelar hearing lagi karena hingga kini pabrik plafon terus beroperasi. “Kalau kita mah bukan eksekusi, tapi memfasilitasi pihak terkait,” ucap Jayusman.
“Pengennya sih tutup aja. Ya nanti kita undang lagi (hearing). Kemarin kita undang ada yang nggak dateng, dinas juga ngga dateng,” katanya.
Baca juga: Keji! Pekerja Pabrik Semen Bacok Teman Kerja Akibat Tersinggung Status WA
Lihat Juga :