Polisi Amankan 3 Orang yang Hendak Bawa Paksa Jenazah COVID-19 di RS
Kamis, 11 Juni 2020 - 14:50 WIB
Ibrahim menuturkan, almarhum perempuan berusia (52) meninggal dunia di hari yang sama sekira pukul 17.27 Wita. Sekira pukul 20.30 Wita rombongan keluarga ditaksir mencapai seratus orang ingin mengambil paksa jasad almarhum di ruang jenazah rumah sakit.
Beruntung, aparat keamanan dari kepolisian TNI dan Satpol-PP yang sudah bersiaga. "Sudah terkendali, semalam sudah dikuburkan di Macanda, Gowa. Tiga orang terduga pelaku yang memprovokasi diamankan di Mapolsek Mamajang," ucap Ibrahim.
Sementara itu Direktur RSKD Dadi dr Arman Bausat menjelaskan, pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Stella Maris Kota Makassar, namun akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif. Almarhum meninggal jelang Maghrib. Saat itu, keluarganya mulai datang ke rumah sakit untuk mengambil jenazah.
Baca Juga: Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah PDP Bertambah Jadi 10 Orang
Alhasil pihak keluarga sempat bersitegang dengan petugas kemanan, Pihak keluarga ngotot untuk membawa pulang jenazah pasien menyusul informasi yang mereka terima bahwa pasien berstatus positif COVID-19 .
"Setelah saya telusuri ke petugas dan dokter perawatanya, pasien ini positif. Sudah empat kali dites swab di RS Stella Maris, hasilnya sama," jelas Arman.
Beruntung, aparat keamanan dari kepolisian TNI dan Satpol-PP yang sudah bersiaga. "Sudah terkendali, semalam sudah dikuburkan di Macanda, Gowa. Tiga orang terduga pelaku yang memprovokasi diamankan di Mapolsek Mamajang," ucap Ibrahim.
Sementara itu Direktur RSKD Dadi dr Arman Bausat menjelaskan, pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Stella Maris Kota Makassar, namun akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif. Almarhum meninggal jelang Maghrib. Saat itu, keluarganya mulai datang ke rumah sakit untuk mengambil jenazah.
Baca Juga: Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah PDP Bertambah Jadi 10 Orang
Alhasil pihak keluarga sempat bersitegang dengan petugas kemanan, Pihak keluarga ngotot untuk membawa pulang jenazah pasien menyusul informasi yang mereka terima bahwa pasien berstatus positif COVID-19 .
"Setelah saya telusuri ke petugas dan dokter perawatanya, pasien ini positif. Sudah empat kali dites swab di RS Stella Maris, hasilnya sama," jelas Arman.
Lihat Juga :