Kisah Syekh Maulana Malik Ibrahim, Memiliki Karomah Turunkan Hujan dan Disegani Raja Majapahit

Sabtu, 15 Januari 2022 - 05:00 WIB
"Bukankah engkau sendiri yang mengatakan bahwa beras yang kau miliki itu pasir, kenapa kau kini menangis?" Syekh Maulana Malik Ibrahim menyindir muridnya yang kikir itu. "Maafkan saya Sunan. Saya mengaku salah,!" murid itu meratap bersimpuh di kaki Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Syekh Maulana Malik Ibrahim tersenyum, "Alamatkan maafmu kepada Allah dan pengemis tadi. Kepada merekalah permintaan maafmu seharusnya kau lakukan," ujar Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Penyesalan yang dalam langsung menyergap orang kaya itu. Dalam hati ia mengutuk dirinya-sendiri yang telah berbuat kezaliman. Kepada Syekh Maulana Malik Ibrahim dia berjanji akan mengubah semua perbuatannya. Dia mohon juga agar berasnya bisa kembali lagi seperti semula.

Baca juga: Kisah Kertajaya, Raja Kediri yang Mengaku Sebagai Tuhan, Tewas Oleh Serangan Mematikan Ken Arok

Kekikirannya ingin dia buang jauh-jauh dan menggantinya dengan kedermawanan. Syekh Maulana Malik Ibrahim kembali berdoa, dan dengan izin Allah, beras yang telah berubah menjadi pasir itu menjadi beras kembali.

Karena kekuatan yang berasal dari Allah memungkinkan kejadian itu. Orang kaya tersebut tidak membohongi lisannya. Dia berubah menjadi dermawan, tak pernah lagi dia menolak pengemis yang datang. Bahkan dia mendirikan musala dan majelis pengajian serta tempat ibadah lainnya. Menurut beberapa literatur yang ada, Syekh Maulana Malik Ibrahim sangat ahli dalam pertanian, pengobatan dan tata negara.

Syekh Maulana Malik Ibrahim juga sempat melakukan perjalanan ke ibu kota Majapahit di Trowulan. Meskipun tidak masuk Islam, Raja Majapahit tetap menerima Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan baik, bahkan memberikannya sebidang tanah di pinggiran Gresik.

Wilayah itulah yang sekarang dikenal dengan nama Desa Gapura. Cerita rakyat tersebut diduga mengandung unsur-unsur kebenaran, mengingat menurut Groeneveldt pada saat Maulana Malik Ibrahim hidup, di ibu kota Majapahit telah banyak orang asing termasuk dari Asia Barat.

Sumber :

-jamaluddinab.blogspot.

-peutrang.blogspot.

-wikipedia dan diolah berbagai sumber.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!