3 Ahli Pindad Jelaskan Senpi di Sidang Unlawful Killing Laskar FPI

Selasa, 11 Januari 2022 - 18:33 WIB
Nana mengaku barang bukti itu diperlihatkan padanya. Begitu juga dengan Torik yang diperlihatkan peluru dalam barang bukti.

Nana menjelaskan, ada 3 pucuk senjata pabrikan dengan rincian satu senjata jenis CZ dan 2 senjata jenis Sig Sauer. Dua senjata lainnya merupakan rakitan dengan jenis revolver. "Saat itu diperlihatkan tiga pucuk senjata pabrikan dan dua rakitan. Yang satu (suaranya pelan), yang dua adalah revolver rakitan warnanya cokelat," ujarnya.

"Betul sama yang satu (suara pelan). Tiga pucuk pabrikan dan dua pucuk rakitan," timpal Hera.

Terkait 17 peluru, dia menyebutkan jumlah itu sama sekali belum digunakan dan mempunyai kode yang tercantum di bagian belakang. Peluru itu dapat dipastikan aktif dan tajam atau mematikan. "Kami melihat kode di belakang. Ya, peluru tajam dan aktif. 17 peluru belum digunakan," kata Hera.

Di satu sisi, Hera belum bisa memastikan soal temuan 12 selongsong peluru yang ditemukan, apakah sudah sesuai atau belum. Kesesuaian itu harus melalui uji di Puslabfor Polri.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!