Miris, Beras Program BPNT Berwarna Kuning Tak Layak Konsumsi
Jum'at, 07 Januari 2022 - 21:11 WIB
"Pengennya kalau BPNT itu berasnya yang bagus dan premium. Terus item produknya kalau bisa jangan diganti dari ayam jadi ikan, meski harga ayam lagi mahal," pintanya.
Ketua RW 06 Kampung Pamecelan, Desa Sukajaya, Lembang, Yana Suryana membenarkan adanya laporan terkait beras yang tidak layak konsumsi. Kemungkinan ini BPNT PPKM karena tidak ada label atau cap pada kemasan berasnya. "Kalau bantuan sebelumnya ada cap dan labelnya, tapi yang sekarang gak ada, karungnya polos," terangnya. Baca: Penampakan Polisi di Medan, Dilengkapi Kamera Tubuh Agar Tidak Nakal di Lapangan.
Dirinya meminta sebaiknya untuk bantuan ke masyarakat diberikan sembako yang layak konsumsi. Di wilayahnya ada sekitar 42 warganya yang mendapat BPNT dari awalnya ada 36 orang. Bantuan paket itu terdiri dari beberapa item dan kalau diuangkan nilainya Rp200 ribu.
"Untuk kasus ini kami belum melakukan langkah apapun dan baru menampung keluhan dari masyarakat dulu," pungkasnya. Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Jalanan Kota Surabaya Kebanjiran.
Ketua RW 06 Kampung Pamecelan, Desa Sukajaya, Lembang, Yana Suryana membenarkan adanya laporan terkait beras yang tidak layak konsumsi. Kemungkinan ini BPNT PPKM karena tidak ada label atau cap pada kemasan berasnya. "Kalau bantuan sebelumnya ada cap dan labelnya, tapi yang sekarang gak ada, karungnya polos," terangnya. Baca: Penampakan Polisi di Medan, Dilengkapi Kamera Tubuh Agar Tidak Nakal di Lapangan.
Dirinya meminta sebaiknya untuk bantuan ke masyarakat diberikan sembako yang layak konsumsi. Di wilayahnya ada sekitar 42 warganya yang mendapat BPNT dari awalnya ada 36 orang. Bantuan paket itu terdiri dari beberapa item dan kalau diuangkan nilainya Rp200 ribu.
"Untuk kasus ini kami belum melakukan langkah apapun dan baru menampung keluhan dari masyarakat dulu," pungkasnya. Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Jalanan Kota Surabaya Kebanjiran.
(nag)
Lihat Juga :