Pasien COVID-19 Bertambah, Ruang Isolasi RSUD Mojokerto Kelebihan Kapasitas
Rabu, 10 Juni 2020 - 11:19 WIB
Kenaikkan pasien positif COVID- 19 yang dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar Mojokerto terus bertambah. Akibatnya ruangan isolasi rumah sakit kelebihan kapasitas. Foto/iNews TV/Sholahudin
MOJOKERTO - Kenaikkan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar, Mojokerto terus bertambah. Akibatnya ruangan isolasi rumah sakit kelebihan kapasitas. Pihak rumah sakit terpaksa menggunakan ruangan lain untuk pasien COVID-19
Sejak awal masa pademi pada Maret 2020 lalu, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Mojokerto terus bertambah. Pada Juni 2020 ini kenaikan pasien COVID-19 di Kabupaten Mojokerto mencapai 40%. Hingga hari ini RSUD merawat 60 pasien COVID-19. (Baca juga: Gerilya BIN di Surabaya, 651 Warga Diketahui Positif COVID-19 lewat Swab Test)
Dengan bertambahnya pasien COVID-19, ruang isolasi rumah sakit milik Pemkab Mojokerto over load atau kelebihan kapasitas. Awalnya rumah sakit hanya menyedikan ruang lantai satu isolasi paru digunakan sebagai ruang isolasi COVID-19. (Baca juga: Kinerja Kepala Daerah Tangani Pandemi Covid-19 Jadi Panggung Politik)
Di lantai satu hanya disediakan 51 tempat tidur isolasi. Namun kini terpaksa menambah ruangan di lantai 2 dan lantai 3 menjadi 82 tempat tidur. Dua lantai ini awalnya digunakan untuk ruangan bedah dan penyakit dalam.
Sejak awal masa pademi pada Maret 2020 lalu, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Mojokerto terus bertambah. Pada Juni 2020 ini kenaikan pasien COVID-19 di Kabupaten Mojokerto mencapai 40%. Hingga hari ini RSUD merawat 60 pasien COVID-19. (Baca juga: Gerilya BIN di Surabaya, 651 Warga Diketahui Positif COVID-19 lewat Swab Test)
Dengan bertambahnya pasien COVID-19, ruang isolasi rumah sakit milik Pemkab Mojokerto over load atau kelebihan kapasitas. Awalnya rumah sakit hanya menyedikan ruang lantai satu isolasi paru digunakan sebagai ruang isolasi COVID-19. (Baca juga: Kinerja Kepala Daerah Tangani Pandemi Covid-19 Jadi Panggung Politik)
Di lantai satu hanya disediakan 51 tempat tidur isolasi. Namun kini terpaksa menambah ruangan di lantai 2 dan lantai 3 menjadi 82 tempat tidur. Dua lantai ini awalnya digunakan untuk ruangan bedah dan penyakit dalam.
Lihat Juga :