Terdesak Ekonomi, Buruh Bangunan Nyambi Edarkan Sabu
Kamis, 30 Desember 2021 - 15:48 WIB
Sementara itu, tersangka Ridwan mengaku, dirinya baru satu bulan menjadi pengedar narkoba jenis sabu karena terdesak kebutuhan ekonomi. "Pekerjaan saya buruh bangunan, tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi saya mencoba jadi pengedar sabu. Tapi baru satu bulan berjalan, saya ditangkap polisi," kata Ridwan.
Dalam mengedarkan barang haram tersebut, tersangka Ridwan menargetkan konsumen kalangan remaja. Setiap bungkusnya sabu tersebut dijual seharga Rp150 ribu. "Saya membeli Sabu itu dari seorang bandar lain seharga 100 ribu, lalu saya jual lagi seharga 150 ribu," ujarnya.
(don)