Terdesak Ekonomi, Buruh Bangunan Nyambi Edarkan Sabu

Kamis, 30 Desember 2021 - 15:48 WIB
loading...
Terdesak Ekonomi, Buruh...
Lantaran terdesak faktor ekonomi dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, Ridwan (34), warga Lorong Kedukan Laut, Kelurahan 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang nekat menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Foto SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Lantaran terdesak faktor ekonomi dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, Ridwan (34), warga Lorong Kedukan Laut, Kelurahan 5 Ulu, Seberang Ulu (SU) I Palembang nekat menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Kapolsek SU I Palembang, Kompol Firdaus mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan sering terjadinya transaksi narkoba di daerah tersebut. Baca juga: Ringkus 4 Pengedar, Polrestabes Medan Amankan 13 Kg Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi

"Usai mendapat informasi dari masyarakat tersebut, anggota Reskrim langsung melakukan penyelidikan, sehingga didapati seorang pelaku yang diduga pengedar narkoba sedang duduk sendirian di sekitar TKP," ujar Kompol Firdaus didampingi Kanit Reskrim Iptu Indra Widodo, Kamis (30/12/2021).

Ketika dilakukan penggeledahan, lanjut Kompol Firdaus, anggota mendapati barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 28 paket kecil yang terbagi dalam empat kantong klip bening dan disimpan pelaku dalam dompetnya.

"Pelaku merupakan pengedar di kawasan tersebut. Dari pengakuannya, dirinya baru satu bulan terakhir menjadi pengedar dan sabu itu dibelinya dari seorang bandar lain, lalu akan dijualnya kembali," terangnya. Baca juga: Sepanjang 2021 Aparat Irak Tangkap 11.000 Pengedar dan Pengguna Narkoba

Sementara itu, tersangka Ridwan mengaku, dirinya baru satu bulan menjadi pengedar narkoba jenis sabu karena terdesak kebutuhan ekonomi. "Pekerjaan saya buruh bangunan, tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi saya mencoba jadi pengedar sabu. Tapi baru satu bulan berjalan, saya ditangkap polisi," kata Ridwan.

Dalam mengedarkan barang haram tersebut, tersangka Ridwan menargetkan konsumen kalangan remaja. Setiap bungkusnya sabu tersebut dijual seharga Rp150 ribu. "Saya membeli Sabu itu dari seorang bandar lain seharga 100 ribu, lalu saya jual lagi seharga 150 ribu," ujarnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Patroli Dini Hari di...
Patroli Dini Hari di Jakarta Pusat, Polisi Sita Sabu, Ganja, hingga Tramadol
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
Bareskrim Gerebek New...
Bareskrim Gerebek New Zone, Penasihat Ahli Kapolri: Tekan Peredaran Narkoba di Sumut
Polda Jambi Musnahkan...
Polda Jambi Musnahkan Puluhan Ribu Butir Ekstasi dan Sabu
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
BNN Bongkar 715 Kasus...
BNN Bongkar 715 Kasus Narkoba dalam Operasi Saber Bersinar
Rekomendasi
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Haiti vs Skotlandia,...
Haiti vs Skotlandia, John McGinn Bawa Dark Blues unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved