Terancam Ditelantarkan, Pemikul Jenazah COVID-19 Kota Bandung Gelar Aksi Protes
Minggu, 26 Desember 2021 - 14:50 WIB
Semantara itu, perwakilan PHL Cikadut Fajar mengatakan, aksi ini sebagai respons atas rencana akan diputuskannya kontrak kerja PHL pada 31 Desember 2021. Kondisi ini cukup miris, mengingat selama pandemi berlangsung, mereka selalu menjadi pekerja yang selalu hadir saat melakukan pemakaman jenazah COVID-19.
Baca juga: Profile dan Fakta Tentang Kolonel Priyanto Tersangka Tewasnya Handi dan Salsabila
Dia meminta, agar PHL kembali dipekerjakan sebagaimana sebelumnya. Tidak dibuang begitu saja setelah kasus COVID-19 melandai. Pihaknya juga meminta agar 70 persen pekerja lokal dapat diakomodir di sekitar TPU Cikadut. Apalagi kawasan ini memiliki wilayah sangat luas.
Menurut dia, area pemakaman Cikadut membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Pekerja untuk di lapangan, bersih bersih area makam. Termasuk untuk penggalian dan pemikulan, dan pemakaman di Cikadut. "Intinya kami meminta, agar kami dipekerjakan lagi, buka hanya untuk penanganan COVID saja. Tapi untuk pemakaman lainnya," imbuh dia.
Baca juga: Profile dan Fakta Tentang Kolonel Priyanto Tersangka Tewasnya Handi dan Salsabila
Dia meminta, agar PHL kembali dipekerjakan sebagaimana sebelumnya. Tidak dibuang begitu saja setelah kasus COVID-19 melandai. Pihaknya juga meminta agar 70 persen pekerja lokal dapat diakomodir di sekitar TPU Cikadut. Apalagi kawasan ini memiliki wilayah sangat luas.
Menurut dia, area pemakaman Cikadut membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Pekerja untuk di lapangan, bersih bersih area makam. Termasuk untuk penggalian dan pemikulan, dan pemakaman di Cikadut. "Intinya kami meminta, agar kami dipekerjakan lagi, buka hanya untuk penanganan COVID saja. Tapi untuk pemakaman lainnya," imbuh dia.
(msd)
Lihat Juga :