Diguyur Hujan Seharian, Ratusan Rumah di Kabupaten Kerinci Banjir 1,5 Meter
Sabtu, 18 Desember 2021 - 13:56 WIB
"Banjir diakibatkan oleh melapkan Sungai Batang Merao, karena rendahnya tanggul penahan air. Ketinggian air variasi, mulai selutut orang dewasa hingga lebih. Bahkan ada yang sampai 1,5 meter," katanya, Sabtu (18/12/2021).
Tidak hanya merencam rumah, banjir juga merendam lahan persawahan warga, dan memutus akses jalan warga.
Baca juga: Lima Galian C Ilegal di Kerinci Disegel, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
"Setiap musim hujan datang, desa-desa yang berada di pinggir Sungai Batang Merao di Kecamatan Depati Tujuh selalu menjadi langganan bencana banjir. Tetapi banjir kali ini yang terparah," sambungnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada solusi dari pemerintah daerah untuk penanganan banjir tersebut. Warga berharap, pemerintah membangun tanggul yang lebih tinggi untuk menahan luapan Sungai Batang Merao.
Tidak hanya merencam rumah, banjir juga merendam lahan persawahan warga, dan memutus akses jalan warga.
Baca juga: Lima Galian C Ilegal di Kerinci Disegel, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
"Setiap musim hujan datang, desa-desa yang berada di pinggir Sungai Batang Merao di Kecamatan Depati Tujuh selalu menjadi langganan bencana banjir. Tetapi banjir kali ini yang terparah," sambungnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada solusi dari pemerintah daerah untuk penanganan banjir tersebut. Warga berharap, pemerintah membangun tanggul yang lebih tinggi untuk menahan luapan Sungai Batang Merao.
(hsk)
Lihat Juga :