Hingga Juni 2021, Temuan HIV di Jawa Barat Tembus 51.553 Kasus
Selasa, 30 November 2021 - 19:23 WIB
Terbongkarnya fenomena gunung es, rendahnya kasus AIDS baru dibanding kasus HIV baru, dan ditemukannya kembali ODHIV putus obat pada masa pandemi COVID-19 merupakan hasil kolaborasi antar jejaring LSM dan komunitas lintas sektor.
"Layanan atau dnas kesehatan di 27 kabupaten kota tetap memberikan pelayanan penjangkauan, tes dan pengobatan kepada ODHIV, meski ditengah keterbatasan mobilitas, akses pada layanan dan pembiayaan akibat pandemi COVID-19," katanya.
Baca juga: Rombongan Buruh Nekat Jalan Kaki di Tol Cipularang, Ini Penampakannya
Tahun 2021 pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menunjukkan komitmennya dengan memberikan dukungan dana hibah kepada Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Barat. Terutama untuk menjalankan fungsi koordinasi, fasilitasi dan advokasi dalam mendorong tercapainya target indikator pemerintah.
"Salah satu indikatornya takut penurunkan angka insidensi HIV sebesar 0,18 dan peningkatan angka ODHIV yang mendapatkan pengobatan Anti Retroviral sebesar 60%," katanya.
"Layanan atau dnas kesehatan di 27 kabupaten kota tetap memberikan pelayanan penjangkauan, tes dan pengobatan kepada ODHIV, meski ditengah keterbatasan mobilitas, akses pada layanan dan pembiayaan akibat pandemi COVID-19," katanya.
Baca juga: Rombongan Buruh Nekat Jalan Kaki di Tol Cipularang, Ini Penampakannya
Tahun 2021 pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menunjukkan komitmennya dengan memberikan dukungan dana hibah kepada Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Barat. Terutama untuk menjalankan fungsi koordinasi, fasilitasi dan advokasi dalam mendorong tercapainya target indikator pemerintah.
"Salah satu indikatornya takut penurunkan angka insidensi HIV sebesar 0,18 dan peningkatan angka ODHIV yang mendapatkan pengobatan Anti Retroviral sebesar 60%," katanya.
(shf)
Lihat Juga :