7 Pelaku Pengeroyokan Petani di Lapo Tuak Dibekuk Polresta Deliserdang
Minggu, 07 Juni 2020 - 08:12 WIB
Hasil interogasi petugas terhadap ketujuh pelaku, peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya korban berawal pada Kamis (4/6/2020) sekira pukul 21.00 WIB, korban Markus Surbakti datang ke Lapo tuak Pariban dan duduk di meja Nomor 4 bersama waiters bernama Suryani alias Aan.
Selanjutnya, sekitar pukul 22.30 WIB, Alfian Barus dan Samuel Purba beserta teman-temannya datang ke Lapo tuak Pariban dan duduk meja nomor 7 dan meja nomor 8. Lalu Aan yang sebelumnya duduk bersama korban, tiba-tiba mendatangi meja nomor 7, tempat Alfian Barus dkk sedang duduk dan menawarkan kepada pelaku "Mau minum apa?".
Tak lama, korban mendatangi Aan mengajak joget. Saat korban sedang berjoget dengan Aan, tiba-tiba Alfian Barus mendatangi korban dan mengantuk kepalanya ke kepala korban. Korban pun merasa kesakitan.
Tak terima atas perlakukan tersangka, korban pergi kearah sepeda motornya yang diparkirnya di sebelah pondok dan mengambil sebilah parang dari along-along sepeda motor miliknya. Melihat hal itu, Aan memeluk korban dan mengajak korban keluar dari Lapo tuak agar pertengkaran tidak berlanjut.
Selanjutnya, saat korban hendak menghidupkan sepeda motornya akan tetapi tidak hidup–hidup. Lalu Alfian Barus dan seorang temannya menghampiri korban. Lalu tiba-tiba korban mengambil parang yang ada di pinggangnya dan membacokkan ke arah kepala Alfian Barus sebanyak dua kali. Alfian Barus pun lari.
Selanjutnya, sekitar pukul 22.30 WIB, Alfian Barus dan Samuel Purba beserta teman-temannya datang ke Lapo tuak Pariban dan duduk meja nomor 7 dan meja nomor 8. Lalu Aan yang sebelumnya duduk bersama korban, tiba-tiba mendatangi meja nomor 7, tempat Alfian Barus dkk sedang duduk dan menawarkan kepada pelaku "Mau minum apa?".
Tak lama, korban mendatangi Aan mengajak joget. Saat korban sedang berjoget dengan Aan, tiba-tiba Alfian Barus mendatangi korban dan mengantuk kepalanya ke kepala korban. Korban pun merasa kesakitan.
Tak terima atas perlakukan tersangka, korban pergi kearah sepeda motornya yang diparkirnya di sebelah pondok dan mengambil sebilah parang dari along-along sepeda motor miliknya. Melihat hal itu, Aan memeluk korban dan mengajak korban keluar dari Lapo tuak agar pertengkaran tidak berlanjut.
Selanjutnya, saat korban hendak menghidupkan sepeda motornya akan tetapi tidak hidup–hidup. Lalu Alfian Barus dan seorang temannya menghampiri korban. Lalu tiba-tiba korban mengambil parang yang ada di pinggangnya dan membacokkan ke arah kepala Alfian Barus sebanyak dua kali. Alfian Barus pun lari.
Lihat Juga :