Petani Rempah Pulau Obi Demo Tolak Perusahan Tambang
Sabtu, 20 November 2021 - 12:25 WIB
Massa menilai, pemetaan wilayah produksi perusahan itu telah mencaplok sebagian besar lahan perkebunan cengkeh, pala, kelapa serta komoditi unggulan di tiga desa setempat.
Parahnya lagi, kawasan pemukiman warga terseret masuk kedalam area produksi. Selain itu, hadirnya perusahan tambang dapat mengancam keberlangsungan kehidupan warga dari dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Baca: 1.200 Petani Muda di Papua dan Papua Barat Dilatih Ketahanan Pangan
“Kami sangat menolak mereka, jangan lahan cengkeh kami digusur dan kalau itu terjadi maka kami siap melawan sampai ke titik pengbisan," tegas Halima Basra, salah seorang warga, Sabtu (20/11/2021).
Warga berharap, pemerintah dapat menindak lanjuti tuntutan mereka untuk tidak memberikan izin explorasi PT. Amazing Tabarat yang dapat merugikan mereka.
Parahnya lagi, kawasan pemukiman warga terseret masuk kedalam area produksi. Selain itu, hadirnya perusahan tambang dapat mengancam keberlangsungan kehidupan warga dari dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Baca: 1.200 Petani Muda di Papua dan Papua Barat Dilatih Ketahanan Pangan
“Kami sangat menolak mereka, jangan lahan cengkeh kami digusur dan kalau itu terjadi maka kami siap melawan sampai ke titik pengbisan," tegas Halima Basra, salah seorang warga, Sabtu (20/11/2021).
Warga berharap, pemerintah dapat menindak lanjuti tuntutan mereka untuk tidak memberikan izin explorasi PT. Amazing Tabarat yang dapat merugikan mereka.
Lihat Juga :