1.200 Petani Muda di Papua dan Papua Barat Dilatih Ketahanan Pangan
Selasa, 16 November 2021 - 21:20 WIB
loading...
Petani muda di Papua dan Papua Barat dilatih ketahanan pangan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Papua Muda Inspiratif. Foto/Ist
A
A
A
JAYAPURA - Sebanyak 1.200 lebih petani muda di Papua dan Papua Barat dilatih ketahanan pangan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Papua Muda Inspiratif. Program ini merupakan lanjutan dari Program Petani Milenial yang didorong oleh Presiden Joko Widodo untuk mendukung ketahanan pangan.
Pelatihan untuk mendukung ketersediaan pangan ini, melibatkan 20 Kabupaten/Kota di Papua dan 18 Kabupaten/Kota di Papua Barat melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).
Baca juga: Kementan Siap Gaungkan Petani Milenial, Pilar Berkelanjutan Pertanian di Bengkulu
Pelatihan ini akan berlangsung sejak 15-23 November 2021 yang diikuti dengan pendampingan intensif selama sekitar1 tahun ke depan.
“Ini untuk memenuhi janji Presiden Jokowi dalam kunjungan saat Pembukaan PON kemarin di Papua yang meminta kepada Menteri Pertanian agar skill anak muda Papua ditingkatkan, dan jumlahnya harus 2.000 orang. Presiden meminta agar pendampingan berkelanjutan harus terus diberikan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” kata Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar dalam keterangannya, Selasa (16/11/2021).
Pelatihan untuk mendukung ketersediaan pangan ini, melibatkan 20 Kabupaten/Kota di Papua dan 18 Kabupaten/Kota di Papua Barat melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).
Baca juga: Kementan Siap Gaungkan Petani Milenial, Pilar Berkelanjutan Pertanian di Bengkulu
Pelatihan ini akan berlangsung sejak 15-23 November 2021 yang diikuti dengan pendampingan intensif selama sekitar1 tahun ke depan.
“Ini untuk memenuhi janji Presiden Jokowi dalam kunjungan saat Pembukaan PON kemarin di Papua yang meminta kepada Menteri Pertanian agar skill anak muda Papua ditingkatkan, dan jumlahnya harus 2.000 orang. Presiden meminta agar pendampingan berkelanjutan harus terus diberikan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” kata Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar dalam keterangannya, Selasa (16/11/2021).
Lihat Juga :