Prabu Siliwangi Sosok Pemimpin Kharismatik dan Pengayom di Tatar Sunda

Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:00 WIB
Tercatat naskah ini muncul pada tahun 1518 Masehi, yang menyatakan bahwa Kerajaan Pajajaran masih berdiri di bawah naungan Sri Baduga Maharaja. Di tahun 1518 Masehi, Sri Baduga Maharaja sudah menjadi tokoh cerita pantun.

Prabu Siliwangi menjadi simbolis sejarah yang tidak termaktub dalam teks dan rangakaian cerita rakyat yang turun temurun saja. Namun namanya kerap digunakan sebagai legitimasi politik para bupati dan bangsawan Sunda. Baca Juga: Kunjungi Desa Wisata, Eva Stevany Harap Kole Sawangan Jadi Ikon Baru Pariwisata.



Pada naskah yang ditemukan Sutaarga pada abad ke-19 Masehi, nama Prabu Siliwangi dimuat sebagai fasilitas kebutuhan para bupati yang berkuasa di berbagai kabupaten di Jawa Barat, khususnya Priangan. Melalui babad- babad kekeluargaan, mereka ingin menggabungkan trahnya hingga menuju ke Prabu Siliwangi.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!