Kisah Ritual Mistis dan Semedi Presiden Soeharto di Gunung Selok

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 05:00 WIB
Suatu saat dikisahkan Presiden Soeharto yang saat itu menjadi Presiden Republik Indonesia selama 31 tahun, yakni sejak 1967 hingga 1998 datang dengan menaiki helikopter.

Helikopter mendarat di sekitar Gunung Selok. Sosok yang lahir di Kemusuk, Argomulyo, Bantul, DIY itu lantas bergerak menuju ke Jampe Pitu. Sejenak kemudian ritual mistis pun dilaksanakan.

Baca juga: Gajah Mada Tak Haus Kekuasaan, Pernah Menolak saat Ditawari Jabatan Patih Amangku Bumi Majapahit

Di Jampe Pitu, sosok Presiden yang di dunia internasional terkenal dengan sebutan The Smilling General itu melakukan semedi, menyepi, dan berkonsentrasi penuh memohon pada Yang Maha Kuasa.

Konon biasanya, Soeharto melakukan ritual mistis dan semedi meminta petunjuk kepada Yang Maha Kuasa di Jambe Pitu pada bulan Suro. Dalam penanggalan Jawa, bulan Suro sering dianggap bulan yang keramat dan sakral.

Laku spiritual di Jambe Pitu dilaksanakan di Sanggar Pamujan, Sanggar Palereman Kakung, Sanggar Palereman Putri, dan Sanggar Supersemar.

Selanjutnya saat mendapat pawisik atau petunjuk ghaib, maka laku spiritual dilanjutkan ke lokasi Jambe Lima serta Goa Rahayu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!