Polsek Daha Diserang, Polri Ingatkan Jajarannya Waspadai Aksi Lone Wolf

Selasa, 02 Juni 2020 - 07:46 WIB
Diketahui, Mapolsek Daha Selatan diserang oleh OTK dengan sebilah samurai yang mengakibatkan dua anggota polisi menjadi korban. Satu di antaranya meninggal dunia, dan satu lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tragis itu terjadi dini hari kemarin sekitar pukul 02.15 WITA. Sebelum menyerang, pelaku terlebih dahulu membakar salah satu mobil patroli milik Polsek Daha Selatan. Selanjutnya dengan membabi buta menyerang sejumlah anggota yang berada di ruangan.

Pelaku masuk ke polsek dan menyerang Brigadir Leonardo Latupapua yang sedang bertugas piket dengan senjata tajam berupa samurai. Akibatnya korban meninggal dunia karena luka senjata jatam disekujur tubuhnya. Tindakan brutal pelaku berhasil dihentikan setelah polisi menembak pelaku.

Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada anggota korban penyerangan OTK dengan sebilah samurai. “Bapak Kapolri sudah memberikan penghargaan KPLB kepada korban," kata Nico. (Baca juga: Kapolri Naikkan Pangkat Personel Polsek Daha Selatan yang Gugur Dalam Tugas)

Selain KPLB, Kapolda juga membantu dan memberikan santunan kepada keluarga korban. Bahkan jenderal bintang dua itu mengaku sudah menyambangi kediaman korban. Menurut Nico, pihaknya akan membantu biaya sekolah dari para anak-anak korban yang masih kecil. "Anak korban ada 2 masih kecil-kecil. Satu umur 7 tahun dan satu 4 tahun, saya ke kediamannya menyampaikan duka cita dari Kapolri," ucap Nico.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!