Kisah Djuwari, Pemikul Tandu Jenderal Sudirman yang Terlupakan

Minggu, 19 September 2021 - 05:16 WIB


Seringkali perjalanan berhenti untuk beristirahat sekaligus memakan perbekalan yang dibawa. “Dari Bajulan (Nganjuk), saya dan pemikul lain terus balik ke Goliman. Waktu itu dikasih kain dan sarung,” imbuhnya.

Ayah dari empat putra dan empat putri itu menambahkan, waktu itu, istrinya (almarhumah) amat senang menerima kain pemberian sang Jenderal. Saking seringnya dipakai, kain itu pun akhirnya rusak, sehingga kini Djuwari hanya tinggal mewariskan cerita kisahnya mengikuti gerilya.

“Pak Dirman pesan, hidup itu harus rukun, sama tetangga saling sapa, satu desa harus rukun semua,” katanya. Baca: Perang Bubat, Tragedi Kisah Cinta Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka.

Sumber:

wikipedia

sastradududewo.blogspot
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!