Dewan Minta Pemkot Makassar Dorong Program Pemulihan Ekonomi
Jum'at, 17 September 2021 - 07:36 WIB
Legislator Demokrat tersebut mengatakan, program pelatihan dan insentif hingga keringanan pajak semestinya bisa menjadi konsentrasi pemerintah pada Perubahan 2021.
"Kita belum lihat draf rancangannya karena mungkin besok baru muncul semua (Pembahasan PPAS). Dari pada seremoni, pembangunan yang sifatnya seremoni, hanya kenyang di mata tapi tidak di perut. Yang penting itu bagaimana memulihakan diri. Perekonomian," lanjutnya.
Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin, Anas Iswanto mengatakan program-program pro ekonomi bisa saja didorong pada perubahan. Hanya saja, bersifat sekunder karena yang tetap menjadi prioritas adalah program penanganan Covid-19.
"Itu kan memang sudah aturan menurut Permen untuk mengalihkan anggaran untuk penanganan Covid-19. Karena anggaran kan terbatas, sementara pemasukan kita ini di Makassar tidak ada. Jadi kalau ada program-program semacam keringanan itu pasti tidak ada PAD yang masuk jadi semakin tertekan pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: DPRD Makassar Minta Pemkot Setor Ranperda Perubahan APBD
"Kita belum lihat draf rancangannya karena mungkin besok baru muncul semua (Pembahasan PPAS). Dari pada seremoni, pembangunan yang sifatnya seremoni, hanya kenyang di mata tapi tidak di perut. Yang penting itu bagaimana memulihakan diri. Perekonomian," lanjutnya.
Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin, Anas Iswanto mengatakan program-program pro ekonomi bisa saja didorong pada perubahan. Hanya saja, bersifat sekunder karena yang tetap menjadi prioritas adalah program penanganan Covid-19.
"Itu kan memang sudah aturan menurut Permen untuk mengalihkan anggaran untuk penanganan Covid-19. Karena anggaran kan terbatas, sementara pemasukan kita ini di Makassar tidak ada. Jadi kalau ada program-program semacam keringanan itu pasti tidak ada PAD yang masuk jadi semakin tertekan pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: DPRD Makassar Minta Pemkot Setor Ranperda Perubahan APBD
Lihat Juga :