Target 37 Juta, Vaksinasi COVID-19 di Jabar Baru Capai 18,5 Juta Orang
Rabu, 15 September 2021 - 15:13 WIB
Lebih lanjut Atalia mengatakan, awalnya, pihaknya mengira bahwa hambatan utama dalam vaksinasi adalah terbatasnya sosialisasi kepada masyarakat.
Namun, kata Atalia, masyarakat ternyata semakin banyak yang ingin mendapatkan vaksin dan pemerintah harus berkolaborasi dengan berbagai elemen atau komunitas masyarakat untuk memenuhinya.
Baca juga: Cewek Cantik di Bali Nyaris Diperkosa Pelajar saat Mandi di Pemandian Umum
"Masyarakat semakin berkeinginan, tapi kesiapan seluruh elemen belum memadai. Contoh di Pasar Lembang kemarin, warga sekitarnya tenyata banyak yang belum divaksin dan mereka sangat berminat, sehingga perlu kerja sama dengan pemerintah," katanya.
Sementara itu, inisiator vaksinasi yang juga pemilik H&D Organizer, Eva Fadilah mengakui bahwa antusiasme masyarakat untuk divaksin sangat besar.
Namun, kata Atalia, masyarakat ternyata semakin banyak yang ingin mendapatkan vaksin dan pemerintah harus berkolaborasi dengan berbagai elemen atau komunitas masyarakat untuk memenuhinya.
Baca juga: Cewek Cantik di Bali Nyaris Diperkosa Pelajar saat Mandi di Pemandian Umum
"Masyarakat semakin berkeinginan, tapi kesiapan seluruh elemen belum memadai. Contoh di Pasar Lembang kemarin, warga sekitarnya tenyata banyak yang belum divaksin dan mereka sangat berminat, sehingga perlu kerja sama dengan pemerintah," katanya.
Sementara itu, inisiator vaksinasi yang juga pemilik H&D Organizer, Eva Fadilah mengakui bahwa antusiasme masyarakat untuk divaksin sangat besar.
Lihat Juga :