Masjid Jami Tine Tang, Wujud Bakti untuk Orang Tua dan Harmoni Keberagaman
Selasa, 14 September 2021 - 13:41 WIB
Airlangga meyakinkan Jusuf Hamka, bahwa Masjid tersebut bisa menjadi tempat wisata religi. Karena saat menjadi anggota DPR, Airlangga berasal dari Dapil Bogor, sehingga tahu kalau hal itu akan disukai warga Bogor dan sekitarnya. Baca: Gempa Bumi Megathrust dan Tsunami Ancam Pesisir Selatan, Polres Pacitan Siaga.
"Eh, benar. Alhamdulillah, ini tempat jadi wisata religi. Sabtu-Minggu rame di sini. Orang pada selfie, foto-toto, akhirnya cari makanan-minuman di sini," ujarnya.
Namun karena PPKM, masyarakat akhirnya masih dilarang untuk berkumpul-kumpul. Mengenai nama Masjid Jami Tine Tang, Jusuf Hamka mengatakan awalnya Masjid tersebut akan dinamai Masjid Babah Alun ke 4. "Tapi karena sudah diakuisisi ceritanya, ya tergantung Pak Airlangga dong mau namain apa," ujarnya.
Waktu itu Airlangga menuliskan nama Tine Tang. Jusuf awalnya tidak bertanya lebih jauh perihal nama tersebut.
"Tapi karena banyak yang bisik-bisik nanya, akhirnya saya tanya sama Pak Airlangga. Ternyata Tine itu dari nama Ibu Hartini yang waktu kecil dipanggil Tine, dan Tang itu dari nama panggilan kecil Pak Hartarto," tutur Jusuf.
Jusuf menerangkan, di kalangan Tionghoa jika disambungkan dan dibaca Tien Tang artinya Pintu Surga atau Rumah Tuhan. Baca Juga: Semalaman Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir.
"Jadi beliau juga baru tau artinya. Akhirnya sepakatlah namanya Masjid Jami Tine Tang. Jadi kalau orang China bilang, Masjid Jami Tien Tang, gitu," pungkas Jusuf Hamka.
"Eh, benar. Alhamdulillah, ini tempat jadi wisata religi. Sabtu-Minggu rame di sini. Orang pada selfie, foto-toto, akhirnya cari makanan-minuman di sini," ujarnya.
Namun karena PPKM, masyarakat akhirnya masih dilarang untuk berkumpul-kumpul. Mengenai nama Masjid Jami Tine Tang, Jusuf Hamka mengatakan awalnya Masjid tersebut akan dinamai Masjid Babah Alun ke 4. "Tapi karena sudah diakuisisi ceritanya, ya tergantung Pak Airlangga dong mau namain apa," ujarnya.
Waktu itu Airlangga menuliskan nama Tine Tang. Jusuf awalnya tidak bertanya lebih jauh perihal nama tersebut.
"Tapi karena banyak yang bisik-bisik nanya, akhirnya saya tanya sama Pak Airlangga. Ternyata Tine itu dari nama Ibu Hartini yang waktu kecil dipanggil Tine, dan Tang itu dari nama panggilan kecil Pak Hartarto," tutur Jusuf.
Jusuf menerangkan, di kalangan Tionghoa jika disambungkan dan dibaca Tien Tang artinya Pintu Surga atau Rumah Tuhan. Baca Juga: Semalaman Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir.
"Jadi beliau juga baru tau artinya. Akhirnya sepakatlah namanya Masjid Jami Tine Tang. Jadi kalau orang China bilang, Masjid Jami Tien Tang, gitu," pungkas Jusuf Hamka.
(nag)
Lihat Juga :