Pertama di Indonesia, Bupati Bogor Luncurkan Sekolah Pemerintahan Desa
Senin, 13 September 2021 - 16:40 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah menerangkan, Sekolah Pemerintahan Desa akan menjadikan data desa presisi sebagai bahan praktikum. Data presisi dikumpulkan dengan teknologi 4.0, berbentuk data citra desa dengan resolusi tinggi hingga 5 cm plus data numerik dan deskriptif, sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menggambarkan potensi desa.
Baca juga: Selaku Wadah Pemerintah Desa, Peran APDESI Dinilai Sangat Penting dan Strategis
"Sekolah Pemerintahan Desa tahun 2021 ini akan berlangsung hingga bulan Desember diikuti total 120 peserta yang terdiri dari 40 kepala desa yang berasal dari 39 kecamatan. Masing-masing kades didampingi oleh 2 orang operator, yaitu operator sosial dan operator spasial dari perangkat desa," ucap Renaldi.
Sementara itu, Wakil Ketua LPPM IPB University Sofyan Syaf mengatakan, program yang diinisiasi Pemkab Bogor ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemuda-pemudi di desa melalui Sekolah Pemerintahan Desa.
"Mudah-mudahan apa yang sudah diusung oleh Bupati Bogor ini, menjadi bagian penting sebagai contoh keteladanan yang dapat ditiru untuk pembangunan desa-desa di Indonesia," tutur Sofyan.
Baca juga: Selaku Wadah Pemerintah Desa, Peran APDESI Dinilai Sangat Penting dan Strategis
"Sekolah Pemerintahan Desa tahun 2021 ini akan berlangsung hingga bulan Desember diikuti total 120 peserta yang terdiri dari 40 kepala desa yang berasal dari 39 kecamatan. Masing-masing kades didampingi oleh 2 orang operator, yaitu operator sosial dan operator spasial dari perangkat desa," ucap Renaldi.
Sementara itu, Wakil Ketua LPPM IPB University Sofyan Syaf mengatakan, program yang diinisiasi Pemkab Bogor ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemuda-pemudi di desa melalui Sekolah Pemerintahan Desa.
"Mudah-mudahan apa yang sudah diusung oleh Bupati Bogor ini, menjadi bagian penting sebagai contoh keteladanan yang dapat ditiru untuk pembangunan desa-desa di Indonesia," tutur Sofyan.
(thm)
Lihat Juga :