BRGM Gandeng PGI Gelar Sekolah Lapang Petani Gambut di Kalteng
Minggu, 12 September 2021 - 22:27 WIB
"Sebagian peserta memang sudah terbiasa dengan pertanian lahan gambut, namun sebagian lainnya belum. Sehingga kami memberi pengetahuan dan keterampilan memanfaatkan lahan secara organik, efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan," ungkapnya, Minggu (12/9/2021).
Kegiatan SLPG, lanjut Pendeta Jimmy, disambut baik dan memang sangat dibutuhkan di Kalteng. Sebab warga gereja maupun masyarakat hidup berdampingan dengan ekosistem gambut dan sebagian bekerja sebagai petani.
Baca juga: Wanita-wanita Cantik Gegerkan Pernikahan Pelaku Arisan Bodong, Tuntut Uang Dikembalikan
Ketua PGI wilayah Kalteng, Pendeta Mediorapano juga menyampaikan hal senada. "Mereka (peserta) sangat antusias, harapannya jelas ingin lahan gambut dapat dikelola dengan baik, dimanfaatkan dan dapat memberikan keuntungan ekonomi," ucapnya.
Para peserta mengaku bersyukur mengikuti SLPG yang memberikan pengetahuan dan keterampilan baru. Selain itu juga menambah jaringan atau pertemanan baru yang peduli terhadap persoalan lingkungan hidup, terutama ekosistem gambut.
Dia berharap, ke depan dapat dilakukan pertemuan lanjutan untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan pasca SLPG, serta memberi tambahan pembekalan. Jika berhasil, maka komunitas gereja ini akan menjadi acuan dalam pelaksanaan SLPG berikutnya di Kalteng.
Kegiatan SLPG, lanjut Pendeta Jimmy, disambut baik dan memang sangat dibutuhkan di Kalteng. Sebab warga gereja maupun masyarakat hidup berdampingan dengan ekosistem gambut dan sebagian bekerja sebagai petani.
Baca juga: Wanita-wanita Cantik Gegerkan Pernikahan Pelaku Arisan Bodong, Tuntut Uang Dikembalikan
Ketua PGI wilayah Kalteng, Pendeta Mediorapano juga menyampaikan hal senada. "Mereka (peserta) sangat antusias, harapannya jelas ingin lahan gambut dapat dikelola dengan baik, dimanfaatkan dan dapat memberikan keuntungan ekonomi," ucapnya.
Para peserta mengaku bersyukur mengikuti SLPG yang memberikan pengetahuan dan keterampilan baru. Selain itu juga menambah jaringan atau pertemanan baru yang peduli terhadap persoalan lingkungan hidup, terutama ekosistem gambut.
Dia berharap, ke depan dapat dilakukan pertemuan lanjutan untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan pasca SLPG, serta memberi tambahan pembekalan. Jika berhasil, maka komunitas gereja ini akan menjadi acuan dalam pelaksanaan SLPG berikutnya di Kalteng.
Lihat Juga :