Lahan Parkir Dijadikan Tempat Berjualan Picu Kemacetan
Kamis, 09 September 2021 - 09:56 WIB
Menurut Andi Suharmika, hal itu harusnya ditindaki oleh aparat dan Dinas Tata Ruang, apalagi persoalan serupa sudah terjadi berulang kali. Tak hanya di Rappocini, masih banyak wilayah-wilayah lain yang tak ditindaki oleh Pemkot Makassar .
Baca Juga: Pemkot Makassar Alihkan Rp670 Miliar Anggaran Belanja Pegawai ke Modal
"Jalan-jalan saja di Dapilku, Dapil I, itu banyak memang di sana tak hanya Rappocini. Sebenarnya kalau mau dibilang mereka ini (Pemkot) sudah terlambat sekali kalau mau dibilang, dia tindak lanjuti terkait hal ini," lanjutnya.
Andi Suharmika mengajak Pemkot Makassar untuk melakukan penataan, tentunya dengan cara-cara humanis, apalagi saat ini pelaku usaha terdampak pandemi Covid-19.
"Kecuali sudah ditanya berkali-kali tapi masih begitu, nah sudah bisa dilakukan tindakan lebih lanjut," pungkasnya.
Baca Juga: Pemkot Makassar Alihkan Rp670 Miliar Anggaran Belanja Pegawai ke Modal
"Jalan-jalan saja di Dapilku, Dapil I, itu banyak memang di sana tak hanya Rappocini. Sebenarnya kalau mau dibilang mereka ini (Pemkot) sudah terlambat sekali kalau mau dibilang, dia tindak lanjuti terkait hal ini," lanjutnya.
Andi Suharmika mengajak Pemkot Makassar untuk melakukan penataan, tentunya dengan cara-cara humanis, apalagi saat ini pelaku usaha terdampak pandemi Covid-19.
"Kecuali sudah ditanya berkali-kali tapi masih begitu, nah sudah bisa dilakukan tindakan lebih lanjut," pungkasnya.
Lihat Juga :