Dirujuk Pakai Mobil Tahanan, Seorang Warga Binaan Rutan Gresik Meninggal di RS

Minggu, 05 September 2021 - 23:55 WIB
“Namun, keesokan harinya sekitar pukul 12.30 WIB, sesak napasnya memberat, yang bersangkutan kami rujuk ke RS Ibnu Sina,” ujar Aris, Minggu (5/9/2021).

Namun, pelayanan rujukan dari rutan kurang optimal. Pasalnya, pihak rutan tak memiliki mobil ambulance. Warga binaan kasus pencurian itu pun diangkut menggunakan mobil tahanan. Mobil yang seharusnya dibuat operasional mengantar warga binaan ke pengadilan, juga difungsikan untuk pelayanan kesehatan.

Baca juga: Viral, Pria Diduga Ustad di Pondok Pesantren Aniaya Santri Anak-anak

Kondisinya tentu tidak ideal. Imron pun merasa semakin tak nyaman di dalam mobil tersebut. “Kami sudah berupaya optimal, tapi memang keterbatasan kami karena tidak memiliki ambulance, kami mohon maaf,” ujar Aris.

Sesampainya di RS Ibnu Sina, tim tenaga kesehatan (nakes) melakukan pemeriksaan dan observasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Imron sempat diswab dan hasilnya negatif. Malam harinya, Imron dipindahkan ke Ruang Edelwise III. Namun setelah empat hari dirawat, pada Sabtu (4/9/2021) pukul 21.40 WIB, Imron dinyatakan meninggal dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!