Emak-emak di Mojokerto dan Jombang Tertipu Arisan Online, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Rabu, 01 September 2021 - 17:29 WIB
Kepada awak media, Putri menyebutkan modus penipuan yang dilakukan yakni SMF menawari dirinya investasi dengan sistem paket simpan modal. Selanjutnya Putri juga diminta untuk mencari rekan lain dengan janji komisi Rp 50 ribu dari setiap orang yang berhasil direkrut menjadi anggota arisan bodong tersebut.

"Tanpa undian, anggota kelompok investasi (tanpa nama) ini dijanjikan bisa meraup keuntungan Rp 300 ribu per minggu. Saya baru bulan Agustus ini ikut mempromosikan (menjadi perantara) arisan ini. Sebelumnya saya anggota," imbuh Putri.

Awalnya investasi arisan online itu berjalan lancar. Namun sejak Agustus 2021 ini masalah mulai nampak. Pembayaran fee dari arisan online ini mulai tersendat. Bahkan hingga kini para anggota arisan juga merasakan sama.

Kecurigaan itu kian menguat lantaran SMF juga sulit dihubungi. Saat didatangi, tempat kediaman SMF juga sepi. "Saya punya sekitar 13 orang. Tapi waktu pencairan ini, dia (SMF) mulai mbulet," ucap Putri.

Baca juga: Jawa Timur Bebas Zona Merah COVID-19, Jangan Lengah dan Tetap Jaga Prokes
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!