Pemprov Sulsel Akan Keluarkan Rekomendasi PTM untuk 22 Daerah
Senin, 30 Agustus 2021 - 11:12 WIB
Dengan begitu, ada 22 kabupaten/kota di Sulsel yang bisa menjalankan PTM terbatas. Itu jika merunut dalam Inmendagri Nomor 37/2021 dimana ditetapkan PPKM Level 2 di Sulsel hanya Kabupaten Bone, sedangkan, 21 kabupaten/kota lainnya menerapkan PPKM Level 3.
Baca juga:Vaksinasi Guru-Siswa Belum Tuntas, P2G Minta Mendikbudristek Tak Gegabah Gelar PTM
Asqar melanjutkan, secara umum PTM terbatas bagi wilayah PPKM level 1-3 tetap diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kapasitas siswa di ruang kelas dibatasi, begitupula jam belajar di sekolah. Detailnya, nanti akan diatur dalam edaran resmi Plt Gubernur Sulsel yang akan diterbitkan.
Sementara vaksinasi, lanjut dia, bukan menjadi persyaratan melakukan PTM terbatas di Sulsel. Kendati begitu, pihaknya terus mendorong vaksinasi bagi tenaga pendidik dan siswa. Dengan harapan, terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di sekolah.
“Sebenarnya vaksinasi bukan wajib. Paling tidak herd immunity untuk siswa bisa terbentuk. Jadi bukan berarti harus dipersyaratakan, tetapi kita berharap siswa bisa ikut divaksin, sehingga PTM yang akan kita lakukan, tidak terkendala lagi soal teknis,” papar Asqar.
Baca juga:PPKM di Kota Makassar Harus Turun Level, Pelaksanaan PTM Mendesak
Dia mengemukakan, program Kebut Vaksin yang diinisiasi Pemprov Sulsel pun terus didorong dengan mempriroitaskan kelompok usia 12-17 tahun atau pelajar. Dengan harapan mendukung kesuksesan PTM. Pasalnya khusus vaksinasi pelajar di Sulsel, masih minim.
Baca juga:Vaksinasi Guru-Siswa Belum Tuntas, P2G Minta Mendikbudristek Tak Gegabah Gelar PTM
Asqar melanjutkan, secara umum PTM terbatas bagi wilayah PPKM level 1-3 tetap diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kapasitas siswa di ruang kelas dibatasi, begitupula jam belajar di sekolah. Detailnya, nanti akan diatur dalam edaran resmi Plt Gubernur Sulsel yang akan diterbitkan.
Sementara vaksinasi, lanjut dia, bukan menjadi persyaratan melakukan PTM terbatas di Sulsel. Kendati begitu, pihaknya terus mendorong vaksinasi bagi tenaga pendidik dan siswa. Dengan harapan, terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di sekolah.
“Sebenarnya vaksinasi bukan wajib. Paling tidak herd immunity untuk siswa bisa terbentuk. Jadi bukan berarti harus dipersyaratakan, tetapi kita berharap siswa bisa ikut divaksin, sehingga PTM yang akan kita lakukan, tidak terkendala lagi soal teknis,” papar Asqar.
Baca juga:PPKM di Kota Makassar Harus Turun Level, Pelaksanaan PTM Mendesak
Dia mengemukakan, program Kebut Vaksin yang diinisiasi Pemprov Sulsel pun terus didorong dengan mempriroitaskan kelompok usia 12-17 tahun atau pelajar. Dengan harapan mendukung kesuksesan PTM. Pasalnya khusus vaksinasi pelajar di Sulsel, masih minim.
Lihat Juga :